PALANGKA RAYA – Semangat kolaborasi menjadi pesan utama yang disampaikan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat memimpin upacara gabungan memperingati Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya di halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).
Upacara tersebut diikuti unsur TNI, Polri, forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Dalam amanatnya, Fairid Naparin menegaskan tema peringatan Hari Jadi ke-61 Pemko Palangka Raya, yakni “Palangka Raya Kota Kolaborasi”, menjadi wujud komitmen pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kota yang produktif, kreatif, dan berbudaya maju.
“Saya berharap peringatan Hari Jadi ke-61 Pemko Palangka Raya ini menjadi titik tolak lahirnya budaya perubahan, yakni berubah untuk menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik sehingga mampu mengantarkan kita pada kehidupan yang maju, rukun, dan sejahtera,” ujarnya.
Fairid menilai, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan sinergi dan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, semangat kolaborasi harus terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Fairid juga memaparkan sejumlah capaian yang diraih Pemko Palangka Raya. Di antaranya peringkat pertama Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2024 dari KPK dengan nilai tertinggi di Kalteng.
Selain itu, Layanan Darurat Call Center 112 Kota Palangka Raya dinobatkan sebagai layanan darurat terbaik se-Indonesia pada 2025. Pemko Palangka Raya juga masuk 10 besar nasional program Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025.
Prestasi lainnya yakni memperoleh predikat BB (Sangat Baik) dalam evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025, meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik kategori Informatif selama lima kali berturut-turut dengan skor tertinggi di Kalimantan Tengah pada 2025, serta mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 10 kali berturut-turut.
Menurut Fairid, berbagai penghargaan tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat yang selama ini telah memberikan dukungan nyata terhadap pembangunan Kota Palangka Raya.
“Tanpa kerja sama dan partisipasi aktif seluruh pihak, tidak akan mungkin mencapai kemajuan yang kita rasakan saat ini. Untuk itu, mari bersama-sama kita wujudkan Kota Palangka Raya yang semakin kolaboratif, ekonomi maju, religius, energik, dan nyaman,” pungkasnya. (ifa)












