PeristiwaUtama

Suami Sasaran Amukan, ODGJ Diamankan Petugas

1776
×

Suami Sasaran Amukan, ODGJ Diamankan Petugas

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI ODGJ : Petugas gabungan mengevakuasi seorang ODGJ yang mengamuk di Kelurahan Bukit Tunggal, Rabu (10/6/2026). Perempuan tersebut dibawa ke RSJ Kalawa Atei setelah dilaporkan kerap mengamuk dan meresahkan keluarga serta warga sekitar. FOTO WARGA UNTUK RADAR KALTENG

Sering Bertindak Agresif Bikin Tetangga Waswas

PALANGKA RAYA – Keresahan warga di Jalan Sei Nyamuk, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, akhirnya mendapat perhatian aparat. Seorang perempuan berinisial L (38), yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kembali mengamuk dalam rumah hingga membuat keluarga dan lingkungan sekitar merasa tidak aman, Rabu (10/6/2026). Bahkan suaminya sering jadi sasaran amukan L setiap hari.

Laporan mengenai kondisi tersebut diterima petugas dari Kelurahan Bukit Tunggal. Informasi yang masuk menyebutkan bahwa perempuan tersebut kerap menunjukkan perilaku agresif dan beberapa kali melakukan tindakan yang membahayakan suaminya.

Situasi itu membuat keluarga kesulitan mengendalikan kondisi L. Warga sekitar ikut khawatir karena amukan yang terjadi sewaktu-waktu dapat menimbulkan korban maupun kerusakan di lingkungan tempat tinggalnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Pahandut, Kapolsubsektor Jekan Raya, Babinsa Kelurahan Bukit Tunggal, petugas kelurahan, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Kayon langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 10.30 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pendekatan secara persuasif dan berupaya menenangkan perempuan tersebut. “Langkah humanis dilakukan untuk menghindari tindakan yang dapat membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain di sekitarnya,” ucap Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto, Kamis (11/6/2026).

Proses penanganan berlangsung dengan pengawasan ketat. Petugas memastikan situasi tetap kondusif sebelum mengambil langkah lanjutan berupa evakuasi untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai.

“Setelah berkoordinasi dengan instansi terkait, perempuan tersebut kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei. Di sana L akan menjalani pemeriksaan serta perawatan lanjutan sesuai kondisi yang dialaminya,” lanjutnya.

Iyudi mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Kehadiran kepolisian bersama unsur terkait merupakan bentuk respons cepat dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat. “Sekaligus juga memastikan penanganan ODGJ dilakukan secara humanis dan sesuai prosedur,” pungkasnya. (ter/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *