Seruyan

Pentingnya Pengembangan Biofuel Berbasis Sawit

69
×

Pentingnya Pengembangan Biofuel Berbasis Sawit

Sebarkan artikel ini
FOTO : Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda.

Untuk Memperkuat Ketahanan Energi Berbasis Sumber Daya Dalam negeri

JAKARTA – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda telah menghadiri audiensi Dewan Energi Nasional (DEN) bersama Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI), awal Juni lalau. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Gedung Widjajono Partowidagdo, Jakarta itu, membahas implementasi program biofuel B-50.

Program ini merupakan salah satu strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional berbasis sumber daya dalam negeri.

Dalam audiensi tersebut, Ahmad Selanorwanda menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Seruyan terhadap pengembangan biofuel berbasis kelapa sawit. Menurutnya, program tersebut berpotensi meningkatkan nilai tambah komoditas sawit sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah penghasil.

Sejumlah isu strategis turut dibahas. Di antaranya optimalisasi lahan sawit rakyat, pengawasan harga tandan buah segar (TBS), serta peningkatan produktivitas perkebunan sawit melalui koordinasi antara DEN, AKPSI, Kementerian Pertanian, dan PT Agrinas Palma Nusantara (APN). Selain itu, pembahasan juga mencakup evaluasi dana bagi hasil (DBH) sawit agar lebih berkeadilan bagi daerah penghasil.

DEN juga mendorong pengembangan kawasan industri pengolahan kelapa sawit terpadu yang terintegrasi dengan energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm).

Melalui audiensi ini, diharapkan aspirasi daerah penghasil kelapa sawit dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan nasional sehingga implementasi biofuel B-50 berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah maupun perekonomian nasional. (yad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *