Murung Raya

Penegasan Batas Wilayah untuk Pembangunan

112
×

Penegasan Batas Wilayah untuk Pembangunan

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN: Bupati Mura, Heriyus SE sampaikan sambutan saat membuka kegiatan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor BPS Mura, belum lama ini. foto: ist

PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menegaskan pentingnya penentuan batas wilayah antara kawasan perkotaan dan pedesaan sebagai langkah strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan terarah.
Bupati Mura, Heriyus, SE, menyampaikan bahwa penetapan batas wilayah yang jelas dan akurat merupakan salah satu upaya utama pemerintah daerah dalam memastikan program pembangunan dapat disusun secara tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikannya pada Kamis (4/6/26). Menurutnya, kejelasan batas wilayah akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.
Dengan adanya data yang akurat serta batas wilayah yang jelas dan tegas, pemerintah daerah dapat menentukan prioritas pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik secara lebih efektif dan efisien.
“Dengan data yang akurat dan batas wilayah yang jelas, penentuan prioritas pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik dapat dilakukan dengan tepat dan cepat,” ujar Heriyus.
Ia menjelaskan, perbedaan karakteristik antara wilayah perkotaan dan pedesaan memerlukan pendekatan pembangunan yang berbeda.
Kawasan perkotaan umumnya membutuhkan penguatan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik yang lebih kompleks, sedangkan wilayah pedesaan memerlukan perhatian pada aksesibilitas, pemerataan fasilitas dasar, serta penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.
Secara umum, penentuan batas wilayah tersebut bertujuan untuk menghasilkan data yang lebih akurat guna mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang efektif, merata, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Dengan demikian, program yang dijalankan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan.
Selain mendukung perencanaan pembangunan, penegasan batas wilayah juga dinilai penting dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah.
Heriyus menegaskan bahwa kejelasan wilayah administrasi akan membantu pemerintah dalam memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah dapat tercapai sesuai target, sehingga pembangunan daerah ke depan dapat berjalan lebih maksimal,” pungkasnya. (udi/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *