DPRD Kalimantan Tengah

Perbaikan Jalan HM Arsyad Sampit Dianggarkan Rp 30 M

122
×

Perbaikan Jalan HM Arsyad Sampit Dianggarkan Rp 30 M

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kalteng Dapil II, Sutik. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎‎PALANGKA RAYA – Kalanggan DPRD Kalteng memastikan ruas Jalan HM Arsyad Kota Sampit akan diperbaiki. Pemprov Kalteng telah menganggarkan sekitar Rp 30 miliar untuk rehabilitasi ruas jalan yang menghubungkan Kota Sampit dengan Pemkab Seruyan.

Kepastian perbaikan ruas jalan tersebut disampaikan anggota DPRD Kalteng Daerah Pemilihan (Dapil) Seruyan dan Kotim Sutik. Ia memperkirakan anggaran yang disiapkan mencapai lebih dari Rp30 miliar. Pengerjaan kemungkinan diprioritaskan pada titik kerusakan paling berat terlebih dahulu agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.

“Kalau menurut saya yang rusak parah dulu difokuskan. Kalau dananya cukup, mudah-mudahan bisa semua,” tegas Sutik.

‎Sutik berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan agar aktivitas masyarakat dan distribusi barang tidak lagi terganggu. Ia juga meminta seluruh pihak tetap mengawal pengerjaan jalan tersebut supaya kualitas pembangunan benar-benar sesuai harapan warga Kotim.

Menyinggung pernyataan Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S Dohong, terkait kerusakan Jalan HM Arsyad di Sampit yang viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan, Sutik  angkat bicara. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat apabila ucapan pimpinan DPRD Kalteng itu dianggap menyinggung warga.

“Saya dari DPRD provinsi, kalau memang ada ketua kami di provinsi menyinggung atau masyarakat sini tersinggung, saya mewakili ketua minta maaf sebesar-besarnya,” ujarnya, Jumat(29/5).

‎Menurut Sutik, pernyataan Arton saat itu kemungkinan disampaikan dalam suasana bercanda. Namun dirinya memahami jika masyarakat merasa kurang puas dengan tanggapan tersebut, terlebih kondisi jalan yang dikeluhkan memang cukup lama menjadi persoalan warga. “Sebetulnya pak ketua memberikan tanggapan sambil berguyon agar suasana tidak terlalu tenggang dan serius, tapi kalau ditanggapi kurang memuaskan, saya minta maaf sebesar-besarnya,” katanya lagi.

‎Keluhan masyarakat sendiri muncul karena ruas Jalan HM Arsyad dari arah Bundaran KB menuju Bagendang hingga Ujung Pandaran mengalami kerusakan di sejumlah titik. Jalan provinsi itu selama ini menjadi akses utama aktivitas masyarakat dan jalur penting angkutan barang menuju kawasan pelabuhan serta sentra ekonomi di Kotim.

‎Sutik mengaku telah melihat langsung kondisi ruas jalan tersebut. Ia menyebut beberapa bagian mengalami kerusakan cukup parah akibat lapisan aspal yang terkelupas dan berlubang. Karena itu, pemerintah provinsi disebut telah menyiapkan anggaran perbaikan pada tahun ini. “Insya Allah untuk jalan Sampit ke Bagendang, ke Ujung Pandaran, tahun ini ada. Sudah dibahas, tinggal pengerjaan saja,” ungkapnya. (sep/*)

‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *