KUALA KAPUAS – Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kabupaten Kapuas. Upacara digelar di Halaman Kantor Bupati Kapuas, Jalan Pemuda Km. 5,5, Kuala Kapuas pada Sabtu (23/5) pagi.
Upacara ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten, kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kabupaten Kapuas. Turut hadir pula perwakilan organisasi wanita, tokoh masyarakat, dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.
Upcara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) itu berlangsung khidmat dan sarat akan nuansa budaya lokal.
Ada yang berbeda dalam perayaan tahun ini. Guna memperkuat identitas daerah, seluruh jajaran pimpinan daerah hingga peserta upacara tampak kompak mengenakan busana koko adat tradisional Dayak yang dilengkapi dengan penutup kepala khas, lawung atau sumping.
Saat membacakan pidato tertulis Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, Wakil Bupati Kapuas Dodo menekankan pentingnya menjaga kelestarian budaya dan persatuan daerah.
“Pesan mendalam ini disampaikan sebagai benteng pertahanan di tengah dinamika dan hantaman tantangan ekonomi global saat ini,”katanya.
Lanjutnya dimana Gubernur Kalteng mengingatkan kembali masyarakat akan esensi nilai luhur yang terkandung dalam filosofi hidup masyarakat Dayak.
“Filosofi Huma Betang mengajarkan bahwa rumah besar hanya akan kokoh jika seluruh penghuninya saling menjaga. Menjaga budaya, menjaga persatuan, menjaga lingkungan, dan menjaga masa depan generasi berikutnya. Mari kita terus bekerja, terus berbenah, terus optimis,” tegasnya.
Melalui momentum hari jadi ke-69 ini, Pemerintah Provinsi Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi, menjaga stabilitas, serta tetap optimistis dalam membangun daerah yang berkelanjutan demi masa depan generasi penerus.(Alx)












