PALANGKA RAYA – DPRD Kalteng menilai pelayanan pasien pengguna BPJS Kesehatan lamban. Keluhan masyarakat terkait lamanya jeda kontrol pasien hingga persoalan administrasi yang terkadang bebani masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Amonius Tuyum mengatakan, pihaknya menerima banyak laporan mengenai proses pelayanan BPJS yang memerlukan waktu cukup lama, bahkan ada pasien yang harus menunggu hingga dua minggu untuk jadwal kontrol lanjutan.
“Memang ada masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait pelayanan BPJS ini. Ada yang dari cek kontrol pertama ke kontrol kedua harus menunggu sampai dua minggu. Itu yang kemudian menjadi perhatian kami di Komisi III,” ujarnya saat diwawancarai, belum lama ini.
Menurutnya, keterlambatan pelayanan tersebut diduga berkaitan dengan sejumlah persyaratan administrasi dari BPJS maupun kendala teknis di rumah sakit. DPRD Kalteng pun mulai melakukan pembahasan bersama pihak terkait untuk mengetahui akar persoalan serta mencari solusi terbaik demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Amonius mengungkapkan, pada hari yang sama Ketua Komisi III DPRD Kalteng juga menghadiri undangan rapat bersama bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) guna membahas persoalan BPJS tersebut. Dalam rapat itu, BPJS dijadwalkan memaparkan berbagai program dan langkah perbaikan pelayanan ke depan.
“Nah kebetulan hari ini juga ada pembahasan bersama Kesra terkait BPJS. Ketua Komisi bersama anggota Komisi III hadir untuk mendengarkan langsung pemaparan dari pihak BPJS mengenai program-program mereka ke depan,” katanya.
Ia menambahkan, selama ini memang masih ditemukan sejumlah rumah sakit yang dinilai lamban dalam memberikan pelayanan kepada peserta BPJS. Bahkan ada pula persoalan administrasi seperti ketidaksesuaian data domisili pasien yang menyebabkan pelayanan tidak dapat diproses dengan cepat.
“Makanya kami ingin ada perbaikan. Jangan sampai masyarakat yang sakit justru semakin kesulitan hanya karena persoalan administrasi atau pelayanan yang lambat. Harapan kami ke depan pelayanan BPJS bisa lebih cepat, mudah, dan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya.(sep/*)












