Kotawaringin Barat

Wabup Kobar Apresiasi TMMD Kodim 1014/Pbn

85
×

Wabup Kobar Apresiasi TMMD Kodim 1014/Pbn

Sebarkan artikel ini
PENUTUPAN : Wakil Bupati Kotawaringin Barat Suyanto saat penandatanganan dan penyerahan berita acara pelaksanaan TMMD bersama Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko dan Dandim 1014/Pbn Letkol Inf Makin, Kamis (21/5/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

PANGKALAN BUN – Wakil Bupati (Wabup) Kotawaringin Barat (Kobar) Suyanto mengapresiasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 1014/Pangkalan Bun tTahun 2026 yang telah dilaksanakan di Kecamatan Pangkalan Banteng.

Berakhirnya rangkaian pembangunan terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini  ditutup oleh Komandan Korem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko dalam upacara penutupan di halaman Kantor Kecamatan Pangkalan Banteng, Kamis (21/5/2026).

Wabup mengatakan, program TMMD merupakan manifestasi nyata dari sinergitas dan kemanunggalan yang kokoh. Melalui TMMD, kebersamaan dalam semangat gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa kembali hidup dan menyentuh kebutuhan warga pedesaan.

“Program TMMD ini sukses menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang terbangun harus terus dijaga dan diwariskan,” ucapnya.

Wabup menuturkan, wilayah sasaran pokok program TMMD dibangun berdasarkan kebutuhan riil. Berbagai program fisik maupun nonfisik yang dikerjakan selama satu bulan. Diantaranya jalan, rehabilitasi RTLH, pembangunan MCK, air bersih, ketahanan pangan, penghijauan, hingga penyuluhan dan peningkatan kapasitas SDM.

“Usaha ini menjadi contoh nyata semangat pengabdian untuk daerah. Terima kasih kepada seluruh jajaran Kodim 1014/Pangkalan Bun dan Satgas TMMD yang sudah berdedikasi bersama, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempercepat pembangunan desa,” ungkapnya.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga dinilai berhasil memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Wabup minta kepada seluruh warga agar bisa menjaga dan merawat hasil pembangunan dengan sebaik-baiknya.

“Anggap fasilitas yang dibangun sebagai milik bersama. Dengan menjaga dan merawat hasil yang dibangun, maka diharapkan manfaatnya dirasakan secara jangka panjang hingga generasi mendatang,” harapnya. (fit/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *