Kapuas

Kadisdik Kapuas Terima Penghargaan dari Balai Bahasa Kalteng

100
×

Kadisdik Kapuas Terima Penghargaan dari Balai Bahasa Kalteng

Sebarkan artikel ini
PENGHARGAAN : Kepala Dinas Pendidikan Kapuas Suwarno Muriyat, saat menerima pengharga dsri Balai Bahasa Kalteng.

​KUALA KAPUAS  – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat, menerima penghargaan bergengsi atas komitmen dalam pelestarian bahasa daerah. Penghargaan dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pengharga diserahkan langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Sukardi Gau, di sela-sela pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Sukardi Gau, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Kapuas, khususnya Dinas Pendidikan. Ia menilai Kapuas memberikan dukungan nyata terhadap pelestarian bahasa daerah melalui berbagai kebijakan, program pendidikan, serta kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Komitmen Kabupaten Kapuas dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah sangat kuat. Ini menjadi contoh baik bagi daerah lain dalam mendukung revitalisasi bahasa daerah,” katanya.

Merespons penghargaan tersebut, Kadisdik Kapuas, Suwarno Muriyat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. Ia menegaskan bahwa bagi Dinas Pendidikan Kapuas, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Pelestarian bahasa daerah merupakan bagian krusial dalam menjaga identitas budaya dan karakter generasi muda di tengah arus modernisasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas akan terus memperkuat program muatan lokal. Langkah konkret yang berjalan saat ini meliputi optimalisasi pembelajaran di kelas, penyelenggaraan pentas budaya, hingga penyusunan program pendidikan berbasis kearifan lokal.

​Bersamaan dengan momentum ini, Dinas Pendidikan Kapuas juga menggelar Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh ratusan guru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Kapuas.(Alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *