Kapuas

Jagau dan Nyai Bukan Panggung Kecantikan

103
×

Jagau dan Nyai Bukan Panggung Kecantikan

Sebarkan artikel ini
HADIR : Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Hj Siti Saniah Wiyatno saat menghadiri final pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng 2026.

Istri Bupati Kapuas Hadiri Grand Final Pemilihan JNK

PALANGKA RAYA –Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Ny Hj Siti Saniah Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo menghadiri malam puncak Grand Final Pemilihan Jagau dan Nyai Kalteng tahun 2026. Acara yang menjadi rangkaian dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) ini diselenggarakan di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya. beberapa hari lalu.

Ajang unjuk bakat dan pelestarian budaya ini diikuti 13 perwakilan Kabupaten/Kota, yakni Palangka Raya, Barito Utara, Barito Timur, Kotawaringin Barat, Gunung Mas, Sukamara, Seruyan, Lamandau, Pulang Pisau, Murung Raya, Barito Selatan, Katingan, dan Kapuas. Kemeriahan malam grand final ini juga dihiasi oleh penampilan tarian daerah yang memukau dari Sanggar Seni Betang Batarung dan Sawung Batarung.

Pj. Sekretaris Daerah Kalteng, Linae Victoria Aden, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian seleksi telah berlangsung sejak 15 hingga 19 Mei 2026. Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar panggung kecantikan, melainkan pencarian duta budaya dan pariwisata daerah.

“Sektor pariwisata merupakan pilar strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui pemilihan Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah Tahun 2026, kita mencari figur yang tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga cerdas, pintar, tutang harati, komunikatif, serta memiliki kepedulian terhadap budaya dan pariwisata daerah. Jagau dan Nyai bukan sekadar simbol budaya, tapi agen perkembangan yang terus dan berkelanjutan,” tegas Linae.

Senada dengan hal tersebut, Ketua TP PKK  Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, yang hadir membuka acara mewakili Gubernur Kalteng, menitipkan pesan mendalam bagi para peserta. Ia berharap generasi muda Kalteng dapat menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat.

“Malam Grand Final ini bukan sekadar ajang pemilihan putra-putri terbaik daerah, tetapi wadah untuk merepresentasikan generasi muda yang memiliki karakter, wawasan, kecintaan terhadap budaya, serta semangat untuk berkontribusi bagi daerah. Menjadilah generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar kuat pada nilai budaya dan semangat pembangunan,” ucap Aisyah.

Di akhir acara, dewan juri menetapkan perwakilan Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Mas sebagai Jagau dan Nyai Kalimantan Tengah 2026. Sementara itu, perwakilan Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Sukamara berhasil meraih posisi Wakil Jagau I dan II. Pada kategori Nyai, perwakilan Kota Palangka Raya dan Kabupaten Barito Selatan terpilih sebagai Wakil Nyai I dan II Kalimantan Tengah 2026. (Alx/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *