DPRD Gunung Mas

Dewan Dorong Pengembangan UKM

86
×

Dewan Dorong Pengembangan UKM

Sebarkan artikel ini
Neni Yuliani Anggota DPRD Gumas

Untuk Bisa Menyerap Tenaga Kerja Lokal di Gumas

KUALA KURUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) berharap agar pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di daerah setempat mendapat perhatian serius dari dinas terkait. Upaya pemberdayaan potensi UKM dinilai penting untuk membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.

Anggota DPRD Gunung Mas Neni Yuliani mengatakan, keberadaan usaha kecil dan menengah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan lebih proaktif dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat berbasis potensi lokal.

“Kita berharap pelaku usaha seperti UKM yang ada di wilayah Gunung Mas bisa lebih diperhatikan. Dengan berkembangnya potensi daerah, peluang usaha akan terbuka dan secara otomatis dapat menyerap tenaga kerja lokal,” kata Neni Yuliani, belum lama ini.

Politikus Partai Demokrat itu menjelaskan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi hal penting agar masyarakat mampu memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang melimpah di daerah.

Menurut dia, para pelaku usaha juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah Gunung Mas.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat dapat terus mengembangkan SDM mereka, sehingga SDA yang sangat banyak di daerah kita bisa dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) I yang meliputi Kecamatan Kurun, Sepang, dan Mihing Raya itu menjelaskan, keberadaan UKM di tengah masyarakat akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta mendukung kemajuan pembangunan daerah.

Ia juga mendorong agar sektor industri kecil terus digali dan dikembangkan, seperti usaha kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya yang memiliki nilai jual.

“Industri kecil seperti kuliner dan kerajinan tangan perlu terus ditingkatkan, karena saat ini masyarakat lebih banyak mencari produk hasil karya sendiri dibanding produk jadi dari luar daerah,” ungkapnya. (nya/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *