Kotawaringin Timur

Dishub Siapkan Generasi Pelopor Keselamatan Jalan

111
×

Dishub Siapkan Generasi Pelopor Keselamatan Jalan

Sebarkan artikel ini
PELAJAR PELOPOR : Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur Raihansyah saat berbincang dengan beberapa orang pelajar yang akan jadi Pelajar Pelopor 2026, beberapa waktu lalu. FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

Melalui Ajang Pelajar Pelopor 2026

‎‎SAMPIT – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas terus dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Salah satunya melalui ajang Pelajar Pelopor 2026 yang digelar di Kantor Dinas Perhubungan Kotim dengan melibatkan sejumlah pelajar dari beberapa sekolah di Kotim.

‎Mengusung tema “Inovasi Teknologi dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan”, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan pemikiran inovatif dalam mendukung keselamatan transportasi.

‎‎Kepala Dinas Perhubungan Kotim Raihansyah menegaskan, pelajar memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. “Keselamatan jalan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami ingin para pelajar ikut terlibat aktif dan menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” kata Raihansyah, Minggu (10/5/2026).

‎Ia menjelaskan, perkembangan teknologi saat ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menciptakan berbagai inovasi di bidang transportasi. Karena itu, melalui kegiatan tersebut para pelajar didorong untuk berpikir kreatif sekaligus memahami pentingnya etika berlalu lintas.

‎Menurutnya, perilaku disiplin di jalan harus ditanamkan sejak usia muda agar dapat membentuk karakter yang bertanggung jawab dan peduli terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya. “Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat dan sikap disiplin, kita berharap tercipta budaya transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” ujarnya.

‎Raihansyah berharap, event Pelajar Pelopor 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi atau edukasi semata, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang menjadi inspirasi dalam menciptakan perubahan positif di bidang transportasi.

“Harapan kami, para pelajar ini nantinya dapat menjadi contoh bagi teman-temannya dan ikut mengampanyekan pentingnya keselamatan jalan demi menekan angka kecelakaan lalu lintas,” harapnya. (pri/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *