Kalimantan Tengah

Antrean Panjang Disebut Akibat Distribusi Pengisian

299
×

Antrean Panjang Disebut Akibat Distribusi Pengisian

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo.

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kalteng dalam kondisi aman meski antrean kendaraan di sejumlah SPBU terlihat semakin panjang dalam beberapa hari terakhir.

Hal itu disampaikan Edy usai Pemerintah Provinsi melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Sejauh ini laporan dari Dinas ESDM, stok BBM kita aman. Pertamina memiliki cadangan untuk kebutuhan satu minggu,” ujar Edy, Kamis (7/5/26).

Ia menjelaskan, mekanisme distribusi BBM dilakukan secara berkala. Sebelum cadangan habis, Pertamina kembali memasok logistik untuk memenuhi kebutuhan pada pekan berikutnya.

“Misalnya stok berjalan lima hari, maka pada hari ke-5 atau ke-6 sudah datang lagi pasokan baru untuk menutup kebutuhan dua hari berikutnya dan satu minggu ke depan. Jadi tidak pernah kosong,” katanya.

Menurut Edy, antrean panjang yang terjadi di SPBU bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan proses distribusi dan pengisian stok dari mobil tangki ke SPBU maupun Agen Premium dan Minyak Solar (APMS).

“Yang terjadi kemarin itu saat proses pengisian dari mobil tangki ke SPBU maupun APMS, sehingga terlihat ada antrean,” jelasnya.

Ia juga membantah adanya praktik penimbunan BBM di wilayah Kalteng. Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama aparat terkait belum menemukan indikasi penimbunan.

“Sampai sekarang tidak ada ditemukan penimbunan BBM,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Kalteng, lanjut Edy, akan terus memantau distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan kondisi tetap kondusif. (ifa/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *