PALANGKA RAYA – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk kembali menggaungkan pentingnya pemerataan akses pendidikan sampai ke pelosok dan peningkatan mutu tenaga pendidik.
Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi menegaskan Hardiknas bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat bagi seluruh pihak agar terus memperbaiki kualitas pendidikan di daerah. Pemerataan pendidikan dan kualitas tenaga pendidik menjadi kunci menciptakan generasi unggul di masa mendatang
Menurutnya, pembangunan pendidikan memiliki manfaat besar dalam mendukung kemajuan daerah sekaligus memperkuat daya saing masyarakat di tengah tantangan global. “Peringatan Hardiknas ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Masih ada tantangan yang perlu kita selesaikan, terutama di daerah pelosok,” ujarnya, akhir pekan lalu.
Ia menjelaskan, hingga kini masih terdapat ketimpangan fasilitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedalaman di Kalteng. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan terus memperhatikan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan agar seluruh masyarakat memperoleh hak pendidikan yang sama dan layak.
Selain pemerataan fasilitas, Junaidi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan. “Peningkatan kualitas guru harus menjadi perhatian serius. Dengan tenaga pendidik yang kompeten, maka kualitas pendidikan kita juga akan ikut meningkat,” tegasnya.
Ia berharap momentum Hardiknas 2026 dapat memperkuat komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kalteng. Dengan dukungan seluruh pihak, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap untuk menyambut Indonesia Emas 2045.(sep/*)












