Teknologi

Serangan Siber Menggila, Perbankan Jadi Target Utama, Kerugian Tembus Rp 8 Triliun

216
×

Serangan Siber Menggila, Perbankan Jadi Target Utama, Kerugian Tembus Rp 8 Triliun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi serangan siber masih menghantui Indonesia. (Nivelics)

Upaya kolaborasi lintas pihak terus dilakukan, termasuk kerja sama dengan mitra dari Korea Selatan. Ini untuk tingkatkan efektivitas pencegahan serangan siber.

Dari sisi dampak, kerugian ekonomi akibat serangan siber sangat besar. Estimasi kerugian mencapai Rp 8 triliun per tahun di Indonesia.

Untuk kasus ransomware, rata-rata kerugian per insiden mencapai Rp 4,7 miliar. Sekitar 40 persen serangan siber di Indonesia adalah ransomware, yang mengunci sistem lalu meminta tebusan. Buddy menyoroti tantangan lain, yakni keterbatasan talenta di bidang keamanan siber. Indonesia kekurangan tenaga profesional yang kompeten di bidang ini.

Kebutuhan tenaga ahli diperkirakan mencapai 1,5 juta orang. Ia berharap sinergi industri, perguruan tinggi, dan pemerintah dapat percepat lahirnya sumber daya manusia kompeten. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan

Sumber : jawapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *