Lebih mengkhawatirkan lagi, bias ini sering kali muncul dari stereotip. Perempuan dengan berat badan berlebih kerap dianggap kurang disiplin atau kurang produktif, meski asumsi tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.
Peran Faktor Psikologis
Di balik angka-angka tersebut, ada faktor psikologis yang turut berperan. Diskriminasi bisa terjadi secara langsung dari pihak pemberi kerja, atau secara tidak langsung melalui penurunan rasa percaya diri individu.
Ketika seseorang merasa tidak memenuhi standar sosial, mereka cenderung meragukan kemampuan diri sendiri. Hal ini bisa memengaruhi cara mereka mengambil peluang, bernegosiasi gaji, hingga membangun karier.
Dalam jangka panjang, kondisi ini menciptakan semacam lingkaran: bias eksternal memperkuat rasa tidak percaya diri internal, yang pada akhirnya berdampak pada performa dan peluang.
Realita yang Perlu Disadari
Temuan ini memang tidak nyaman untuk diterima. Namun, memahami bahwa bias semacam ini ada justru menjadi langkah awal untuk menghadapinya.
Dunia kerja idealnya tetap menempatkan kompetensi sebagai faktor utama. Meski realita belum sepenuhnya demikian, kesadaran akan isu ini bisa mendorong perubahan, baik dari individu maupun perusahaan.
Pada akhirnya, penampilan mungkin membuka pintu, tetapi kemampuanlah yang menentukan seberapa jauh Anda melangkah. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Sumber : jawapos.com












