DPRD Kalimantan Tengah

Bibit Langka, Pupuk Justru Tersedia

141
×

Bibit Langka, Pupuk Justru Tersedia

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tommy Irawan Diran. BUDHI SEPRATAMA PUTRA///RADAR KALTENG

Tomy Soal Program Cetak Sawah di Daerah Pedesaan

PALANGKA RAYA – Program cetak sawah di wilayah pedesaan Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami kendala. Warga mengeluhkan ketidaksiapan sarana tanam lantaran kelangkaan bibit padi yang menjadi keperluan utama. Sementara pupuknya yang biasanya sulit didapatkan justru tersedia cukup banyak.

Menyikapi masalah itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tommy Irawan Diran menegaskan program cetak sawah sendiri merupakan bagian dari upaya nasional meningkatkan ketahanan pangan dan membuka lahan pertanian baru. Namun dalam implementasinya di Kecamatan Banama Tingang dan Desa Pajar, ditemukan sejumlah kendala teknis yang berpotensi menghambat produktivitas petani.

“Ada beberapa masyarakat yang berkeluh kesah soal program cetak sawah. Di sana ada yang sudah selesai, ada juga yang belum. Tetapi informasi yang saya dapat, bibitnya belum ada, belum bisa tanam, sementara pupuknya sudah ada,” ujar Tommy, Senin(27/4).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut terbilang janggal karena umumnya petani lebih dahulu menanam sebelum memikirkan ketersediaan pupuk. Ketidaksinkronan distribusi ini dikhawatirkan justru merugikan petani, terutama jika pupuk yang telah tersedia tidak segera digunakan dan berpotensi rusak.

“Saya sempat tanya ke Pak Kades, ‘Pupuknya bagaimana?’ Dijawab, “Ada Pak, disimpan,” katanya. “Nah, kalau bibitnya beberapa bulan tidak ada. Bagaimana itu? Bisa saja pupuk itu rusak karena tidak terpakai,” tambah Tommy.

Tommy berharap dinas terkait, khususnya instansi yang menangani tanaman pangan, segera melakukan evaluasi dan percepatan distribusi bibit. Ia juga mengimbau agar koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah diperkuat, sehingga program strategis seperti cetak sawah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *