PALANGKA RAYA – Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Juni Gultom, memastikan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan eks Disnakertrans tetap berjalan sesuai rencana, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Dalam wawancara, Juni menjelaskan bahwa secara umum tidak ada perubahan signifikan pada desain awal proyek tersebut. Namun, pihaknya melakukan sejumlah penyesuaian kecil untuk memperkuat konsep kawasan hijau yang lebih estetis dan ramah lingkungan.
“Pengerjaan tetap sesuai dengan desain awal. Hanya ada beberapa penambahan untuk memperkuat wajah hijau, terutama dari sisi estetika,” ujarnya, baru-baru ini.
Ia menambahkan, penyesuaian tersebut difokuskan pada elemen-elemen pendukung ruang terbuka agar terlihat lebih menarik sekaligus fungsional bagi masyarakat.
Terkait progres pembangunan, Juni mengungkapkan bahwa saat ini pengerjaan RTH telah mencapai sekitar 65 persen. Angka tersebut dinilai masih sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Sekarang progresnya sudah sekitar 65 persen,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Kalteng optimistis proyek ini dapat rampung tepat waktu pada akhir tahun. “Targetnya tetap akhir tahun selesai,” tegas Juni.
Lebih lanjut, ia juga membuka kemungkinan bahwa peresmian RTH eks Disnakertrans akan dilakukan bersamaan dengan kawasan eks KONI, mengingat keduanya berada dalam satu kesatuan pengembangan wilayah perkotaan.
“Kemungkinan bisa diresmikan bersamaan, karena ini menjadi satu kesatuan kawasan dengan bundaran besar yang kita kembangkan,” katanya.
Menurutnya, integrasi kedua kawasan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, baik sebagai ruang publik, area rekreasi, maupun penunjang keindahan kota.
Setelah rampung, kawasan ini diharapkan langsung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang terbuka yang representatif dan nyaman. (ifa/)












