Di Kamerun, sambutan publik berlangsung meriah. Ribuan warga memadati jalanan Yaounde untuk menyambut iring-iringan Paus, mencerminkan harapan terhadap pesan moral yang dibawanya. Di sisi lain, agenda kunjungan juga mencakup kota Bamenda, pusat wilayah berbahasa Inggris, di mana Paus dijadwalkan memimpin misa dan menghadiri pertemuan perdamaian. Aliansi separatis bahkan menjanjikan jalur aman selama tiga hari guna mendukung kunjungan tersebut.
Puncak kunjungan diperkirakan berlangsung di Douala, dengan sekitar 600.000 umat diprediksi menghadiri misa akbar. Dalam lanskap geopolitik yang sarat tekanan, langkah Paus Leo XIV mencerminkan upaya mempertahankan relevansi suara moral di tengah dominasi kepentingan politik global.
Editor: Setyo Adi Nugroho
Sumber : jawapos.com












