Katingan

Bupati Katingan Dorong Swasembada Jagung Nasional

181
×

Bupati Katingan Dorong Swasembada Jagung Nasional

Sebarkan artikel ini
RAPAT : Bupati Katingan, Saiful, S.Pd, M.Si memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka mendukung program nasional swasembada jagung, yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Katingan, baru-baru ini. FOTO: DISKOMINFOSTANDI KATINGAN/RADAR KALTENG

KASONGAN – Bupati Katingan, Saiful, S.Pd., M.Si., memimpin rapat koordinasi dalam rangka mendukung program nasional swasembada jagung yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Katingan, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Polres Katingan, perangkat daerah, pihak perbankan, perusahaan sektor perkebunan dan kehutanan, serta perwakilan kelompok tani.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Polres Katingan atas paparan program nasional yang akan dilaksanakan di daerah tersebut. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Katingan berkomitmen penuh untuk mendukung upaya mewujudkan swasembada jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.
“Program ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan impor. Kabupaten Katingan tentu siap mendukung dan berupaya agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujar Saiful.
Berdasarkan paparan dalam rapat, kebutuhan lahan untuk mendukung program swasembada jagung di Kabupaten Katingan diperkirakan mencapai sekitar 350 hektare. Salah satu pendekatan yang didorong adalah metode tumpang sari, yakni penanaman jagung di sela-sela lahan perkebunan kelapa sawit yang telah ada, sehingga pemanfaatan lahan menjadi lebih efektif dan produktif.
Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah daerah juga mendorong penguatan pembiayaan bagi petani melalui kolaborasi dengan sektor perbankan.
Dalam rangka mendukung program swasembada jagung melalui metode tumpang sari dan perluasan lahan, kelompok tani akan difasilitasi akses permodalan melalui Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Skema pembiayaan ini diharapkan mampu membantu petani dalam meningkatkan kapasitas produksi, mulai dari penyediaan benih, pupuk, hingga pembiayaan operasional pertanian lainnya, sehingga target peningkatan produksi jagung dapat tercapai secara bertahap.
“Kami sangat mengharapkan peran aktif perbankan, khususnya HIMBARA, dalam mendukung pembiayaan melalui KUR. Ini penting agar kelompok tani memiliki akses modal yang cukup untuk meningkatkan produksi. Saya juga mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Katingan, baik di sektor perkebunan maupun kehutanan, untuk berkontribusi dalam penyediaan lahan serta mendukung implementasi program di lapangan,” ujar Saiful.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, sektor perbankan, pihak swasta, serta kelompok tani, diharapkan program swasembada jagung di Kabupaten Katingan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ndi/ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *