PALANGKA RAYA – Legislator DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Abdul Hafid melaksanakan kegiatan reses perorangan, di wilayah Kecamatan Teluk Sampit. Dalam kesempatan tersebut, berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan utama warga mencuat, mulai dari kondisi infrastruktur, keterbatasan alat pertanian, hingga permasalahan distribusi pupuk subsidi.
Kegiatan ini menjadi wadah dialog langsung bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan harapan agar segera mendapatkan solusi. Salah satu warga, Irianto, menyampaikan harapannya agar DPRD dapat menjadi jembatan solusi atas persoalan yang dihadapi kelompok tani, khususnya terkait krisis air yang kerap terjadi.
“Harapannya bisa diusulkan alat pertanian, karena sebelumnya ladang kami kelebihan air tetapi setelah ditimbun malah jadi kesulitan air,” kata Irianto.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Andy Nawai. Ia menyoroti, belum meratanya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di wilayahnya, sehingga banyak kelompok tani yang kesulitan dalam mengelola lahan secara maksimal.
Selain sarana produksi, warga juga mengadukan masalah distribusi pupuk yang dinilai masih sulit dan belum tepat sasaran. Menurut mereka, kendala ini terjadi karena pengelola kios pupuk dinilai belum memahami seluk-beluk kebutuhan dunia pertanian.
Menanggapi berbagai aspirasi yang masuk, Abdul Hafid menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap persoalan yang disampaikan masyarakat. Ia berjanji akan melakukan koordinasi intensif dengan dinas terkait guna mencari solusi terbaik.
“Kita akan usulkan dan berkoordinasi dengan dinas terkait masalah petani. Jangan sampai permasalahan ini, menghambat para petani kita, dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraannya,” pungkasnya. (rdi)












