Nasional

Efisiensi, Mensos Gus Ipul Stop Perjalanan Dinas Luar Negeri, Jamin Bansos Tak Berkurang

212
×

Efisiensi, Mensos Gus Ipul Stop Perjalanan Dinas Luar Negeri, Jamin Bansos Tak Berkurang

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul bersama Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia di kantor Kemensos, Kamis (5/3). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

Upaya efisiensi di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) bukan hanya dengan mengikuti kebijakan work from home (WFH) seminggu sekali.

Agenda perjalanan dinas juga dikurangi, terutama yang bisa digantikan dengan pertemuan daring. Bahkan, perjalanan dinas luar negeri kini resmi ditiadakan. 

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan, ada instruksi untuk mengurangi anggaran perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 persen dan 70 persen untuk perjalanan dinas luar negeri.

Merespons instruksi ini, ia telah meminta seluruh unit kerja untuk menyaring kegiatan perjalanan dinas prioritas.

Sementara, untuk perjalanan dinas luar negeri, Kemensos secara khusus mengambil keputusan untuk meniadakannya.

“Artinya untuk perjalanan ke luar negeri kita 0 persen. Jadi kita tidak menggunakan perjalanan dinas ke luar negeri, kecuali kalau kita diundang dan pembiayaannya ditanggung oleh panitia,” papar pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, dikutip Selasa (7/4). 

Selain itu, dia juga telah meminta jajarannya untuk memaksimalkan pelaksanaan rapat secara daring. Menurut Gus Ipul, kegiatan harus berorientasi pada dampak, bukan aktivitas semata. 

Penggunaan kendaraan dinas pun dibatasi, kecuali untuk operasional dan penggunaan kendaraan listrik. Para pegawai Kemensos akan didorong untuk menggunakan transportasi umum.

Meski belum ditentukan waktu pasti penerapan kebijakan hari transportasi umum ini, Gus Ipul menyebut bakal ada satu hari yang mewajibkan para pegawai menggunakan transportasi umum, sepeda, dan/atau kendaraan listrik untuk berangkat ke kantor.

“Penggunaan energi seperti listrik, gas, air, dan lainnya di lingkungan perkantoran diminta dilakukan secara lebih bijak,” sambungnya. 

Kendati ada efisiensi di Kemensos, Gus Ipul memastikan bahwa dana bantuan sosial (bansos) tidak akan terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *