Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengonfirmasi bahwa saat ini total ada tiga prajurit yang gugur dan beberapa lainnya luka-luka. Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan PBB untuk menginvestigasi penyebab pasti serangan yang menyasar pasukan penjaga perdamaian tersebut.
“Dalam insiden tersebut, dua prajurit TNI dilaporkan gugur,” terang Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait.
Hingga saat ini, langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis intensif masih terus dilakukan bagi prajurit yang mengalami luka berat maupun ringan di fasilitas kesehatan di Beirut.
Editor: Sabik Aji Taufan
Sumber : jawapos.com












