PALANGKA RAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya melakukan geladi bersih dan peninjauan kesiapan di kawasan Masjid Agung Kubah Kecubung menjelang pelaksanaan sholat Idulfitri. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi kepadatan jamaah yang diperkirakan mencapai ribuan orang.
Kepala Dishub Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo, mengatakan persiapan dilakukan sejak H-3 guna memastikan pengaturan parkir dan arus lalu lintas berjalan optimal saat hari pelaksanaan.
“Ini bagian dari upaya kami melakukan sterilisasi kawasan, khususnya terkait penanganan parkir dan kontrol lalu lintas. Tujuannya agar tidak terjadi kemacetan,” ujarnya, Selasa (17/3).
Ia menyebutkan, berdasarkan informasi dari pengurus masjid, jumlah jamaah yang akan melaksanakan sholat Idulfitri di Masjid Agung diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu orang. Oleh karena itu, Dishub telah melakukan pemetaan titik parkir dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.
Dalam persiapan tersebut, Dishub juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk penanganan kebersihan pasca kegiatan, serta aparat kepolisian dan Satpol PP untuk pengamanan di hari H.
“Nanti pada hari pelaksanaan kita akan turun bersama, baik dari Dishub, kepolisian, Satpol PP, hingga DLH untuk memastikan semuanya berjalan lancar, termasuk penanganan sampah dari jamaah,” jelasnya.
Selain itu, Dishub juga telah mengajukan permohonan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah agar lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan, seperti Jalan RTA Milono, Adonis Samad, dan Soekarno, diatur menjadi lampu kuning berkedip sementara.
Langkah ini diambil untuk mengurai potensi kemacetan yang sebelumnya sempat terjadi pada pelaksanaan sholat Idulfitri tahun lalu.
“Tahun 2025 sempat terjadi kemacetan total dan parkir yang tidak tertata. Tahun ini kita benahi agar lebih baik,” katanya.
Dishub juga akan menurunkan sekitar 30 hingga 40 personel yang bertugas dalam pengaturan lalu lintas dan parkir selama kegiatan berlangsung. Pengaturan lampu lalu lintas kuning berkedip direncanakan berlaku mulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIB pada hari pelaksanaan.
Selain fokus pada kelancaran arus kendaraan, Dishub turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, seperti pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang sempat terjadi sebelumnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan,” tambah Hadi.
Ia juga menyebutkan, pengawasan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi juga di beberapa lokasi lain yang menjadi pusat pelaksanaan sholat Idulfitri, mengingat waktu pelaksanaan di sejumlah tempat bisa berbeda.
Dishub berharap seluruh rangkaian pelaksanaan sholat Idulfitri di Kota Palangka Raya dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.(chi)













Mantap