Kalimantan TengahKotawaringin Barat

Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Bandara Iskandar Siapkan Extra Flight, Rute ke Semarang Jadi Favorit

275
×

Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Bandara Iskandar Siapkan Extra Flight, Rute ke Semarang Jadi Favorit

Sebarkan artikel ini
KEBERANGKATAN : Aktivitas penumpang mulai meningkat di Bandara Iskandar Pangkalan Bun. FOTO : FIT

PANGKALAN BUN – Memasuki periode mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bandar Udara (Bandara) Iskadar Pangkalan Bun kian dipadati sejumlah penumpang. Secara nasional, masa angkutan lebaran tahun ini diketahui terhitung mulai pada 13-29 Maret 2026.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Iskandar, Asri Alie, memprediksi akan terjadi peningkatan masa penumpang dibanding puncak libur di tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, hal ini terlihat dari tingginya pergerakan penumpang harian di luar periode mudik lebaran.

“Di hari-hari biasa berkisar 1.200 an penumpang. Diperkirakan jumlahnya akan terus meningkat, mengingat data sepekan lalu yang sudah menembus 2 ribuan penumpang. Jadi, belum masuk periode mudik, Bandara Iskandar mengalami lonjakan hingga 2 ribu penumpang dalam satu hari,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (11/3/2026).

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang pesawat, Bandara Iskandar bahkan telah menyiapkan tambahan penerbangan (extra flight) dari pengajuan dua operator maskapai, yakni Batik Air dan Nam Air. Dengan penambahan ini, pihaknya ingin memastikan mobilisasi pemudik tetap terakomodir terutama saat puncak arus mudik.

Asri mengatakan, extra flight tersebut didominasi oleh rute favorit menuju Semarang. Disebutkannya, maskapai Batik Air membuka extra flight dengan rute Pangkalan Bun-Semarang ditujukan pada tanggal 12-19 Maret dan 27-29 Maret 2026. Sedangkan, extra flight maskapai Nam Air, rute Pangkalan Bun-Semarang-Surabaya jatuh pada tanggal 19 Maret dan 21 Maret 2026 khusus ke Surabaya.

“Saat ini, penjualan tiket maskapai telah sold out (habis terjual), baik reguler dan extra flight. Nantinya tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan penerbangan lagi, jika memang sangat dibutuhkan dan banyaknya permintaan,” ungkapnya.

Asri menambahkan, arus mudik jalur udara puncaknya akan dimulai pada tanggal 18-19 Maret, lalu, arus baliknya berlangsung pada 28-29 Maret 2026 mendatang. Ia juga menilai, selama ini tingginya minat masyarakat yang menggunakan transportasi udara melalui Bandara Iskandar tidak hanya berasal dari warga Kobar, namun juga dari berbagai daerah sekitar.

“Animo masyarakat sangat luar biasa.
Selain warga Kobar, ada banyak juga penumpang dari Kabupaten Kotawaringin Timur, Lamandau, Sukamara, Seruyan (Pembuang Hulu), Ketapang, Manis Mata hingga Pontianak yang memilih alternatif penerbangan dari Bandara Iskandar,” sebutnya.

Dalam rangka menjamin kenyamanan pengguna jasa, pihak bandara pun mengupayakan berbagai peningkatan perawatan sarana pendukung. Asri menuturkan, pelayanan prima diberikan kepada para penumpang atau pun pemudik yang mana jumlahnya akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan ini.

“Kami melakukan maintenance, beberapa di antaranya seperti penambahan troli, penyesuaian suhu ruangan, mengingat kondisi cuaca yang cukup panas ditambah lagi sedang menjalankan ibadah puasa. Kemudian, penyediaan dua konveyor area kedatangan agar proses pengambilan bagasi lebih lancar,” pungkasnya.

Di tengah tingginya mobilitas masyarakat ini, jalur udara masih menjadi pilihan. Di samping itu, konektivitas udara semakin bertambah dengan kembali hadirnya maskapai Wings Air dengan rute Ketapang–Pangkalan Bun–Sampit. Rute baru yang beroperasi sejak 11 Maret 2026 ini siap melayani penerbangan penumpangnya setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

(fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *