PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono menegaskan, bahwa kelancaran Mudik Hari Raya Idul Fitri tidak dapat diwujudkan hanya melalui tanggung jawab satu pihak semata, melainkan merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat serta instansi terkait.
Sudarsono menjelaskan, bahwa momen Lebaran menjadi titik temu yang membutuhkan sinergi komprehensif untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran bagi seluruh masyarakat Kalteng.
“Untuk menjadikannya berjalan dengan baik, tidak cukup hanya tanggung jawab pemerintah daerah atau aparatur keamanan saja. Semua pihak mulai dari pemerintah daerah hingga tingkat desa, dari lembaga kemasyarakatan hingga masyarakat secara langsung, memiliki peran penting yang harus diemban,” ucapnya, Rabu (11/3/2026).
Menurut Sudarsono, aspek yang perlu diperhatikan secara bersama meliputi keamanan selama mudik dan balik kampung, kelancaran lalu lintas di jalur utama dan alternatif, ketersediaan fasilitas umum seperti tempat ibadah dan pos kesehatan, hingga penanganan potensi masalah sosial yang mungkin muncul menjelang dan selama hari raya.
Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat, untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelancaran perayaan dengan cara mematuhi peraturan yang berlaku, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta membantu menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
“Kolaborasi ini bukan hanya untuk satu tahun saja, tetapi perlu menjadi kebiasaan yang terus diperkuat setiap tahun. Semoga dengan kerja sama yang solid, perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan penuh berkah dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (rdi)
Kelancaran Mudik Idul Fitri Butuh Kolaborasi Bersama












