Kalimantan TengahUtama

SPPG Jekan Raya Palangka II Klarifikasi Soal Menu MBG yang Dikritik DPRD Kota

542
×

SPPG Jekan Raya Palangka II Klarifikasi Soal Menu MBG yang Dikritik DPRD Kota

Sebarkan artikel ini
BERBINCANG : Pihak SPPG Jekan Raya Palangka II memberikan klarifikasi terkait menu dalam program MBG yang sebelumnya menuai komentar tajam dari anggota Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, Sabtu (7/3/26). FOTO : TER/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jekan Raya Palangka II memberikan klarifikasi terkait menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya menuai komentar tajam dari anggota Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Khemal Nasery.

Kepala SPPG Jekan Raya Palangka II, David Marpaung melalui mitra SPPG Fayola Athalia H. Are menjelaskan bahwa menu yang sempat disorot tersebut sebenarnya merupakan menu yang telah diperbarui dari menu sebelumnya.

Menurut Fayola, perubahan menu dilakukan setelah pihaknya menerima masukan dari para penerima manfaat yang menilai menu sebelumnya kurang variatif.

“Menu kami yang sebelumnya sebenarnya sudah mengikuti acuan atau petunjuk dari pusat, seperti telur rebus, kacang, roti, dan buah. Namun karena ada tanggapan bahwa menu kurang variatif, maka kami lakukan penyesuaian,” jelas Fayola, saat berbincang langsung dengan awak koran Radar Kalteng, Sabtu (7/3/26).

Ia juga menanggapi sorotan terkait adanya keripik tempe dan rempeyek dalam menu MBG yang sempat menuai kritik. Fayola menegaskan bahwa kedua makanan tersebut bukan merupakan komponen utama dalam menu.

“Keripik tempe dan rempeyek itu bukan kondimen utama. Itu hanya tambahan sebagai pelengkap protein nabati,” ujarnya.
Keripik tempe tersebut, lanjutnya, diproduksi langsung di dapur SPPG dengan menggunakan minyak goreng baru yang dibeli khusus untuk kebutuhan operasional harian.

“Minyak yang digunakan adalah minyak baru. Sistem belanja kami adalah at cost, artinya dibeli hari itu dan digunakan hari itu juga, tanpa pengulangan pemakaian minyak,” katanya.

Selain itu, sebagian bahan makanan seperti roti, tahu bakso, dan rempeyek juga diperoleh dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal di Kota Palangka Raya sebagai bagian dari pemberdayaan usaha masyarakat.

Ahli gizi SPPG, Helda Dwi Kusumaningrum menjelaskan bahwa setiap menu yang disajikan telah melalui perhitungan nilai gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Untuk porsi kecil, menu yang disajikan memiliki kandungan sekitar 517,7 kalori dengan 25,9 gram protein, 28,4 gram lemak, 41,3 gram karbohidrat, serta 4,7 gram serat.

“Setiap menu sudah dihitung nilai gizinya. Ada protein, karbohidrat, lemak, dan serat. Untuk serat juga didapat dari buah yang disertakan dalam menu,” jelas Helda.

Ia menambahkan, pada periode Ramadan menu yang disiapkan cenderung berupa menu kering sehingga penggunaan sayuran lebih sedikit dibandingkan menu reguler karena mempertimbangkan ketahanannya serta menghindari resiko basi.

Sementara itu, akuntan SPPG Jekan Raya Palangka II, Fidela Agatha menjelaskan bahwa besaran anggaran menu MBG berbeda antara porsi kecil dan porsi besar.

“Untuk porsi kecil anggarannya Rp 8.000 dan untuk porsi besar Rp 10.000. Jadi tidak benar jika disebut semuanya Rp 15.000 per porsi,” katanya.

Fidela menjelaskan bahwa angka Rp 15.000 yang sering disebut merupakan total alokasi yang sudah dibagi untuk beberapa kebutuhan lain.

“Dari Rp 15.000 itu, Rp 8.000 untuk porsi kecil atau Rp 10.000 untuk porsi besar, Rp 2.000 untuk insentif fasilitas, dan Rp 3.000 untuk operasional seperti listrik, air, gaji karyawan, hingga distribusi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penyusunan menu selalu melalui konsultasi antara ahli gizi dan bagian akuntansi untuk memastikan menu yang dirancang tetap memenuhi standar gizi sekaligus sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Pihak SPPG berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penyusunan menu MBG serta proses pengolahan dan pengawasan yang dilakukan di dapur SPPG. (ifa/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *