PeristiwaUtama

Bangunan Kafe di Jalan Nyai Balau Ludes Terbakar Usai Sahur

267
×

Bangunan Kafe di Jalan Nyai Balau Ludes Terbakar Usai Sahur

Sebarkan artikel ini
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.15 WIB, usai santap sahur itu melahap Houla Coffee.

PALANGKA RAYA – Peristiwa nahas kembali melanda sebuah Bangunan di Jalan Nyai Balau, Kecamatan Pahandut, Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya, Rabu (4/3/2026) dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04:15 WIB, usai santap sahur itu melahap Houla Coffee milik Virgie (44) seorang wiraswasta.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan, api pertama kali terlihat saat warga bersiap untuk ibadah shalat subuh. Teriakan histeris terdengar meminta tolong dengan kabar adanya kebakaran.

Warga sekitar langsung melaporkan kejadian tersebut. Dari laporan vidio warga terlihat api sudah membesar. Petugas dan relawan pemadam kebakaran segera menuju ke lokasi usai menerima laporan tersebut.

Andri, salah seorang warga mengaku kaget saat melihat api yang sudah membumbung tinggi. “Saya lihat api sudah membesar. Warga juga panik minta tolong saat kejadian berlangsung,” ucapnya.

Nasrullah, salah seorang karyawan Houla Coffee, yang saat kejadian berada di dalam bangunan menjelaskan bahwa saat itu dirinya tengah tertidur pulas ketika api mulai berkobar. Ia kemudian terbangun dalam kondisi panik saat mendapati seluruh ruangan menjadi gelap gulita dan terdengar suara percikan api.

“Sebelum kejadian, saya sudah tertidur karena kafe sudah tutup. Tiba-tiba terbangun melihat semua ruangan gelap. Ternyata ada api di bagian dapur. Saya panik dan langsung keluar menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Api yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas tersebut dengan cepat menjalar dan melahap seluruh isi ruangan. Sungguh nahas, namun beruntungnya saat kejadian berlangsung tidak ada pengunjung yang menjadi korban, karena kondisi kafe sudah tutup.

Petugas pemadam di lapangan melakukan pemadaman dari berbagai sisi, guna memastikan titik api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Pasalnya, peristiwa tersebut terjadi di lokasi permukiman padat penduduk.

Berkat kerja keras dari tim gabungan di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dalam kurun waktu kurang lebih satu jam.

Masih belum bisa dipastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Berdasarkan keterangan karyawan, dugaan sementara kobaran api disebabkan oleh kebocoran tabung gas. Kerugian material ditafsirkan kurang lebih sebesar Rp 500 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Penyebab masih dalam penyelidikan. Namun, menurut keterangan warga api berasal dari bagian belakang,” tutur salah satu petugas Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *