Palangka RayaUtama

Wajah Baru Pasar Ramadan, Menu Takjil Naik Kelas

672
×

Wajah Baru Pasar Ramadan, Menu Takjil Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
BERBURU TAKJIL: Pembukaan pasar Ramadhan Datah Manuah diserbu kawula muda yang sedang berburu takjil, Kamis (19/2/2026). Sekitar 70 lapak ramai diapdati warga dan para pejabat yang hadir dalam pembukaan pasar Ramadhan. (RICKY THEODORUS/RADAR KALTENG)

Datah Manuah Jadi Ikon Pasar Ramadan Modern

PALANGKA RAYA – Denyut perekonomian pada bulan Ramadan 1447 H di Kota Palangka Raya semakin terasa. Sebanyak 488 lapak pedagang meramaikan Pasar Ramadan 2026 yang tersebar di tujuh lokasi strategis, menjadi pusat pergerakan UMKM sekaligus ruang silaturahmi masyarakat lintas latar belakang.

Pelaksanaan pasar kuliner musiman itu difasilitasi Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) setempat. Kegiatan pembukaan pasar ramadhan sendiri dilaksanakan di Pasar Datah Manuah Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Kamis (19/2/2026). Pasar Datah Manuah sendiri lebih berkesan, pasalnya makanan yang dijajakan lebih kekinian dan dipadati ratusan warga, yang didominasi oleh kawula muda.

Sebaran lapak sendiri berada di depan SMA Negeri 1 Palangka Raya sebanyak 208 lapak, kawasan Masjid Shalahuddin di Universitas Palangka Raya 60 lapak, Pasar Kahayan 24 lapak, Masjid Al Husna 48 lapak, Masjid Kubah Kecubung 38 lapak, Pasar Datah Manuah 70 lapak, serta Halaman Gedung Juang 40 lapak.

Di sisi lain, sejumlah pasar Ramadan juga tumbuh secara swadaya di beberapa titik strategis kota. Ragam menu yang ditawarkan mencakup lauk pauk, minuman segar, kue khas Ramadan, hingga kurma untuk kebutuhan berbuka dan sahur.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan jumlah pasar Ramadan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, dari lima titik menjadi sembilan lokasi. “Artinya ada peningkatan yang cukup luar biasa. Tujuan utamanya jelas, untuk menggerakkan sirkulasi ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kota Palangka Raya,” ucapnya, usai pembukaan pasar Ramadhan di Pasar Datah Manuah, Kamis (19/2/2026).

Fairid mengingatkan para pedagang untuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan pasar. Pemerintah juga memberi kelonggaran penggunaan sejumlah lokasi selama Ramadan, namun disiplin dan tanggung jawab tetap menjadi syarat utama agar pasar kuliner tahunan itu memberi manfaat ekonomi sekaligus kenyamanan bagi seluruh warga.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, yang turut hadir memberikan apresiasi atas kebijakan pemerintah yang menetapkan Pasar Datah Manuah sebagai salah satu pusat kegiatan. Ia menilai langkah itu strategis untuk menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di kawasan yang sempat mengalami penurunan.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan tepat untuk menggerakkan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan pendapatan pedagang. Ia juga mendukung kebijakan rotasi lokasi pasar setiap tahun agar dampak ekonomi tersebar merata di berbagai wilayah kota.

Disisi lain, Plt. Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan ratusan lapak disebar menyesuaikan kapasitas area guna memastikan aktivitas jual beli berjalan tertib dan nyaman. Menurutnya, tahun ini terdapat dua titik baru, yakni Halaman Gedung Juang dan Pasar Datah Manuah. “Penambahan lokasi ini diharapkan memperluas akses masyarakat dalam mencari takjil sekaligus mendorong pemerataan peluang usaha bagi pedagang kecil,” ungkap Samsul.

Ia menegaskan, penyebaran lokasi merupakan strategi pemerintah agar aktivitas ekonomi tidak terpusat pada satu kawasan. Dengan pilihan pasar yang lebih dekat, masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman, sementara pedagang memperoleh ruang usaha yang lebih tertata.

Sementara itu, Leni, salah satu pengunjung juga menyebutkan hadirnya pasar Ramadhan di Pasar Datah Manuah memberikan kemudahan dan menu yang lebih beragam. “Lebih dekat dari kos. Disini juga menunya lebih anak muda sekali, ada yang jual kopi dan kuliner modern lainnya,” tuturnya. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *