PALANGKA RAYA – Ancaman kemunculan satwa liar kembali menghantui warga. Seekor ular piton sepanjang sekitar 4 meter dengan diameter tubuh 4 inci meneror kawasan permukiman di Jalan Siti Bakar, Lingkar Luar Mahir Mahar, setelah dilaporkan telah memangsa satu ekor ternak angsa milik warga, Rabu (28/1/2026).
Keberadaan ular tersebut memicu kepanikan dan meresahkan warga, karena kerap masuk ke area kandang dan berpotensi membahayakan keselamatan manusia.
Kami langsung berangkat dan setibanya di lokasi, langsung diarahkan oleh pelapor ke posisi ular berada di sekitar pagar kandang ternak,” ucap Ketua Tim Rescue Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung dramatis. Mengingat ukuran dan kekuatan ular yang sudah berulang kali muncul di area tersebut.
Dengan peralatan khusus dan prosedur pengamanan ketat, petugaa akhirnya berhasil menguasai piton dalam waktu sekitar 30 menit.
“Ular kemudian dimasukkan ke dalam karung pengaman sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga,” jelas Sucipto.
Petugas Disdamkarmat mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Jika warga menemukan satwa liar berbahaya, khususnya reptil, diharapkan segera melapor dan tidak melakukan penanganan secara mandiri demi menghindari risiko fatal. (ter)












