Utama

Panas Menyengat Masih Melanda Sepekan ke Depan

381
×

Panas Menyengat Masih Melanda Sepekan ke Depan

Sebarkan artikel ini
MEMANTAU : Perkirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Palangka Raya memantau kondisi cuaca sepekan ke depan untuk wilayah sekitarnya, Senin (19/1/2026).RICKY THEODORUS/RADAR KALTENG

PALANGKA RAYA – Suhu panas menyengat yang melanda beberapa wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya, dipengaruhi oleh berkurangnya curah hujan secara drastis. Berkurangnya jumlah serapan air menyebabkan tutupan awan rendah, sehingga radiasi masuk ke permukaan secara optimal.

Menurut pantauan Perkirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya Muhammad Ikhsan Sidiq, suhu panas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi oleh berkurangnya curah hujan. BMKG mencatatkan potensi hujan di Kalimantan Tengah dalam sepekan ke depan masih tergolong rendah dan didominasi hujan ringan dengan sebaran tidak merata.

“Curah hujan yang berkurang menyebabkan tutupan awan rendah sehingga radiasi sinar matahari masuk secara optimal ke permukaan wilayah Kalimantan Tengah dan meningkatkan suhu udara,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).

Ikhsan menjelaskan, kondisi cuaca tersebut turut dipengaruhi oleh adanya sirkulasi siklonik atau siklon tropis nokaen di wilayah perairan Filipina yang berdampak pada dinamika atmosfer regional.

“Siklon tropis ini menyebabkan penarikan uap air ke wilayah perairan Filipina sehingga suplai uap air ke Kalimantan Tengah berkurang dan menyebabkan penurunan intensitas hujan,” jelasnya.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak suhu panas serta menyesuaikan aktivitas harian. “Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di luar ruangan saat suhu maksimum, terutama pada kisaran pukul 13.00 hingga 14.00 WIB, serta menggunakan pelindung dari sinar matahari, memperbanyak minum, dan menjaga kesehatan,” tututurnya.

Untuk lebih mengetahui pantauan cuaca terkini, masyarakat dapat mengkses website resmi milik BMKG atau melalui aplikasi Info BMKG. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *