PALANGKA RAYA – Kebakaran kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Sebanyak 9 bangunan kayu yang digunakan sebagai warung di kawasan Jalan Christopel Mihing dilalap api, Kamis siang (15/1/2026). Kebakaran itu sempat memicu kepanikan warga dan pengguna jalan karena api cepat membesar. Bahkan arus lalu lintas di sekitar Jalan Christopel Mihing sempat macet saat upaya pemadaman kebakaran.
Respons cepat ditunjukkan relawan pemadam kebakaran bersama tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya. Beberapa mobil pemadam langsung diterjunkan ke lokasi setelah laporan diterima sekitar pukul 13.00 WIB.
Bangunan pertokoan yang mayoritas berbahan kayu membuat api dengan mudah merembet ke warung lain yang berdekatan. Untuk kelancaran proses pemadaman, arus lalu lintas di Jalan Christopel Mihing terpaksa ditutup sementara. Petugas kepolisian dibantu relawan mengatur lalu lintas dan mengamankan area sekitar lokasi kejadian.
“Kejadian kurang lebih jam 1 lewat. Saya kebetulan lewat habis belanja. Saya langsung ikut bantu-bantu di lokasi kejadian,” ucap Suriansyah, warga Jalan Cempaka yang kebetulan lewat.
Petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama piket fungsi Polresta Palangka Raya juga langsung turun ke lokasi melakukan penanganan awal dan pengamanan. Kapoltesta melalui Pamapta III SPKT Polresta Palangka Raya Ipda M Abrar memimpin langsung personel di lapangan. “Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk membantu pemadaman, melakukan pendataan pemilik toko dan saksi, serta memastikan situasi di sekitar TKP tetap aman,” ucapnya.
Api berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan sekitar pukul 14.26 WIB. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun beberapa warung dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.
Sumber api diduga berasal dari bagian belakang atau dapur salah satu toko milik warga. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Pahandut. (ter/ens)












