Dinkes Palangka Raya Berupaya Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Jangan mempersulit warga berobat. Pesan itu ditegaskan berulang kali oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya Riduan kepada jajarannya. Dia mengingatkan satu hal mendasar. Yaitu pelayanan kesehatan bukan sekadar tugas administratif, tapi panggilan kemanusiaan yang menuntut kecepatan, empati dan keikhlasan.
RICKY THEODORUS, Palangka Raya
BARU menerima jabatan definitif, Riduan langsung menancapkan arah. Seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Dinkes Kota Palangka Raya diminta meningkatkan kualitas pelayanan, untuk memastikan setiap warga yang datang berobat dilayani dengan cepat dan tanpa dipersulit.
Menurut Riduan, masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan. Karena itu, prosedur yang berbelit hanya akan menambah beban psikologis dan memperlambat penanganan medis.
“Sesuai arahan Pak Wali Kota, kita harus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Jangan mempersulit orang yang ingin berobat, kalau bisa dipercepat kenapa harus diperlambat,” tegas Riduan, Selasa (6/1/2026) saat dibincangi ke Kantor Dinas Kesehatan Palangka Raya.
Ia menilai orientasi pelayanan harus menjadi napas setiap pegawai kesehatan, terutama PPPK yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Profesionalitas, kepekaan, serta tanggung jawab menjadi kunci utama meningkatkan kepercayaan publik.
Riduan juga mengingatkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan mencerminkan wajah pemerintah daerah. Ketika pelayanan berjalan lambat dan berbelit, yang tercoreng bukan hanya institusi, tetapi juga rasa keadilan masyarakat.
Ke depan, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya memastikan pengawasan terhadap standar pelayanan akan diperketat. Seluruh fasilitas kesehatan diminta menjalankan prosedur secara disiplin, namun tetap humanis dan berpihak pada pasien.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya untuk terus membenahi layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Cantik.
Riduan berharap motivasi yang disampaikan menjadi pengingat sekaligus pemacu semangat bagi PPPK. “Pelayanan yang baik bukan soal cepat atau lambat semata, tapi soal kepedulian. Di situlah nilai pengabdian kita diuji,” tutupnya. (ter/rdo/ens)












