Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah, menanggapi hasil survei terbaru yang menunjukkan citra partainya meraih angka 57,5 persen di Jawa Timur (Jatim). Survei tersebut juga mencatat tingkat loyalitas pemilih PDIP di Jatim mencapai 88,2 persen, termasuk salah satu yang tertinggi secara nasional.
Namun, Said menilai capaian itu sekaligus menjadi alarm strategis bagi partainya. Survei menunjukkan komposisi pemilih PDIP di Jawa Timur masih didominasi kelompok usia Gen X dan Baby Boomers sebesar 54,3 persen. Sementara porsi pemilih muda, yakni Gen Z dan Milenial, baru berada di angka 35,7 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional.
“Kita tidak boleh lengah. Pemilih senior setia, tetapi masa depan politik berada di tangan pemilih muda. Regenerasi pemilih harus dipersiapkan dengan cara yang tepat,” kata Said dalam keterangannya, Senin (24/11).
Said menegaskan, PDIP Jatim akan memperkuat fokus kerja pada isu-isu ekonomi dasar, mulai dari stabilitas harga pangan, perlindungan pekerja informal, penguatan petani kecil, hingga dukungan bagi UMKM. Menurutnya, partai harus hadir pada kebutuhan paling nyata masyarakat.












