KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) bersama jajaran RSUD Kuala Kurun melakukan serangkaian pertemuan resmi di Jakarta, bertujuan untuk audiensi dan berdiskusi dalam membangun kerja sama dengan pihak terkait di Universitas Terkemuka di Indonesia.
Kegiatan audiensi ini, berlangsung selama tiga hari berturut-turut dengan agenda padat. Pada Selasa (26/8/2025), rombongan bertemu dengan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Lalu, pertemuan bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) di Jakarta pada Rabu (27/8/2025).
“Tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk pemenuhan kebutuhan dokter spesialis, subspesialis dan dokter umum yang akan melanjutkan pendidikan dokter spesialis dari Kabupaten Gunung Mas, Kalteng,” ucap Wakil Bupati Gumas, Efrensia LP Umbing, Jumat (29/8/2025).
Selain itu, jelasnya, audiensi dengan Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) di Yogyakarta pada hari ini Jum’at. Wabup Efrensia LP Umbing menegaskan, bahwa upaya ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Gumas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kami tahu bahwa daerah kita masih kekurangan tenaga dokter spesialis. Karena itu, kami proaktif menjalin komunikasi dengan universitas-universitas terkemuka untuk mencari solusi terbaik. Saya optimis, langkah ini akan memberikan hasil yang baik bagi kemajuan bidang kesehatan di Gumas,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kuala Kurun, dr. Rusni D. Mahar, menambahkan bahwa kebutuhan dokter spesialis dan subspesialis sangat mendesak. Mengingat pelayanan kesehatan di RSUD Kuala Kurun terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan adanya kebijakan pemerintah pusat yang harus didukung demi kepentingan masyarakat di Gumas.
“Kegiatan audiensi ini kita harapkan dapat menghasilkan kerja sama konkret, sehingga ke depan RSUD Kuala Kurun dapat memiliki lebih banyak dokter spesialis yang mampu memberikan layanan kesehatan yang paripurna kepada masyarakat Gunung Mas,” ujar dr Rusni.
Dengan demikian, kata dia menambahkan pada prinsipnya, tiga universitas memberikan respon positif untuk melakukan perjanjian kerjasama dengan Gunung Mas dalam hal pemenuhan spesialis dan juga membantu dokter umum yang melanjutkan pendidikan spesialis.
“Kita dari RSUD Kuala Kurun, akan memberikan prioritas bagi Dokter umum, untuk mereka bisa melanjutkan pendidikan spesialisasi sesuai dengan kebutuhan RSUD Kurun saat ini,” tandas Rusni. (nya/abe)