Isen MulangKalimantan Tengah

Patroli Waspadai Potensi Banjir

314
×

Patroli Waspadai Potensi Banjir

Sebarkan artikel ini
Patroli Waspadai Potensi Banjir
PANTAU: Satpol PP Provinsi Kalteng melalui Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Banjir Bidang Perlindungan Masyarakat memantau ke lokasi banjir di Jalan Mendawai, Senin (17/3). (Foto: IST)

PALANGKA RAYA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Banjir Bidang Perlindungan Masyarakat melaksanakan kegiatan patroli untuk memantau kondisi debit air dan memberikan imbauan kepada masyarakat terkait potensi bencana banjir, Senin (17/3). 

Kegiatan patroli ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko bencana banjir yang dapat terjadi, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya.

Patroli yang dilakukan oleh Satpol PP melibatkan 18 orang personel yang dilengkapi dengan satu armada truk dan dua sepeda motor. Tim patroli ini turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi debit air di sejumlah titik rawan banjir di Kelurahan Petuk Katimpun dan Jalan Mendawai, dua wilayah yang sering kali terdampak oleh cuaca ekstrem dan kenaikan debit air yang cukup signifikan.

Dalam kegiatan ini, tim juga memberikan imbauan kepada masyarakat setempat mengenai langkah-langkah yang harus diambil untuk memitigasi dampak buruk banjir.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat, Mikelson Damek, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Satpol PP dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya yang berada di daerah yang rawan banjir. 

Mikelson juga menekankan, bahwa bencana banjir yang melanda beberapa daerah di Kalteng, termasuk Kota Palangka Raya, merupakan perhatian serius bagi Satpol PP dan pihak terkait.

“Keberadaan Unit Reaksi Cepat Bidang Perlindungan Masyarakat ini adalah wujud komitmen kami untuk hadir dan melayani masyarakat yang terdampak bencana. Kami selalu siap siaga untuk merespons setiap situasi yang membutuhkan perhatian. Kami berharap masyarakat juga dapat memahami pentingnya kewaspadaan dan persiapan menghadapi bencana banjir,” ujar Mikelson.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat, Daniel, juga turut memberikan imbauan penting kepada masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir. 

Ia mengingatkan, agar masyarakat selalu waspada terhadap potensi kenaikan debit air yang dapat terjadi dengan cepat, terutama di musim hujan seperti saat ini.

“Mengingat potensi peningkatan debit air yang signifikan, saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Penting bagi orangtua untuk mengawasi anak-anak, terutama yang belum bisa berenang, serta mempersiapkan keselamatan dokumen-dokumen penting yang bisa saja terendam air. Selain itu, mari kita waspadai binatang-binatang berbahaya seperti ular yang biasanya muncul saat banjir. Kehadiran ular dan binatang lain yang mencari tempat aman di sekitar rumah sangat perlu diperhatikan,” terang Daniel.

Dari hasil patroli yang dilakukan oleh Satpol PP, diketahui bahwa debit air di beberapa titik memang mengalami peningkatan, meskipun belum mencapai level yang membahayakan. Namun, pihak Satpol PP tetap mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau perkembangan situasi cuaca dan mengikuti arahan dari petugas setempat agar dapat melakukan langkah-langkah pencegahan secara tepat dan cepat.

“Dari hasil patroli kami di beberapa titik, kami melihat bahwa debit air di sejumlah lokasi mengalami peningkatan yang signifikan. Kami terus mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan situasi dan mengikuti arahan dari petugas. Tindakan pencegahan dini seperti menghindari lokasi-lokasi yang rawan banjir dan menyiapkan perlengkapan evakuasi juga sangat penting,” tutup Daniel. (ifa/abe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *