PALANGKA RAYA – Desa Sei Raja, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menjadi sorotan dengan keberhasilan panen parsial udang vaname yang dilaksanakan, Rabu (26/2).
Program Shrimp Estate Berkah yang pertama kali digagas oleh Gubernur sebelumnya, H. Sugianto Sabran, kini melanjutkan visi besar untuk menjadikan Kalteng sebagai pusat produksi udang vaname yang diharapkan, dapat menjadi komoditas ekspor unggulan nasional.
Program yang sudah terbukti memberi dampak positif bagi masyarakat, seperti peningkatan kesejahteraan pelaku usaha perikanan, pendapatan asli daerah (PAD) dan penyerap tenaga kerja lokal, kini melangkah lebih maju.
Di bawah kepemimpinan Gubernur, H. Agustiar Sabran, diharapkan produksi udang vaname semakin berkembang dan mendukung perekonomian Kalteng.
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalteng (Dislutkan) melalui BLUD Unit Pelayanan Teknis (UPT) Perikanan Budidaya Air Payau dan Laut (PBAPL) Sei Raja, melaksanakan panen parsial pertama pada kolam C di kawasan Shrimp Estate Berkah.
Sebanyak 12 kolam dibuka untuk panen, menghasilkan 4,2 ton udang vaname dengan rata-rata 350 kg per kolam. Udang yang dipanen berusia 75 hari dan memiliki ukuran 65-55 ekor per kilogram.
Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng, H. Darliansjah menjelaskan, bahwa tujuan dari panen parsial ini adalah untuk mengurangi kepadatan populasi udang di kolam budidaya, yang berpotensi meningkatkan laju pertumbuhan udang.
“Panen ini merupakan langkah awal untuk memaksimalkan hasil budidaya, dengan rencana panen parsial berikutnya pada 2 Maret 2025 mendatang,” ujarnya.
Adapun hasil panen parsial pertama ini langsung dibeli oleh beberapa pemasok, di antaranya PD. Jaya Sakti dari Kumai (2.400 kg), Bapak Sugeng dari Pontianak (1.100 kg), dan Bapak Halim dari Sampit (700 kg).
Pengiriman udang dilakukan dengan menggunakan kendaraan pickup menuju Pontianak dan Sampit, sementara truk Thermoking digunakan untuk mengirimkan udang ke PD. Jaya Sakti di Kotawaringin Barat.
Darliansjah berharap, bahwa keberhasilan panen parsial ini dapat menginspirasi masyarakat untuk berperan lebih aktif dalam mengembangkan budidaya udang vaname.
“Kami ingin menjadikan udang vaname sebagai produk unggulan Kalteng, dan menjadikan wilayah ini sebagai penghasil utama udang vaname,” tandasnya. (ifa/abe)












