PALANGKA RAYA – Hap Baperdu, Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia, termasuk pekarangan rumah, untuk menanam jagung guna meningkatkan ketahanan pangan. Dirinya menilai, langkah ini sebagai upaya mendukung kemandirian pangan dan mempercepat program swasembada di Kota Palangka Raya.
“Ini adalah pemanfaatan lahan secara optimal dapat meningkatkan produksi pangan lokal, mengurangi ketergantungan pada pasokan luar, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” jelas Hap beberapa waktu lalu.
Hap mengharapkan adanya dukungan dari pemerintah dan kelompok tani untuk inisiatif tersebut, demi mewujudkan ketahanan pangan mandiri yang berkelanjutan.
Ia memaparkan tentang manfaat menanam jagung, dari segi ekonomi, lingkungan, maupun ketahanan pangan. Sebagai sumber karbohidrat alternatif selain beras, jagung mendukung diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada satu jenis makanan pokok.
“Jagung dapat diolah menjadi tepung, pakan ternak, dan bahan baku industri makanan. Pemanfaatan lahan yang belum digunakan, termasuk pekarangan rumah, untuk budidaya jagung meningkatkan produktivitas dan mendukung diversifikasi pangan,” jelasnya.
Legislator asal PSI itu menekankan bahwa jagung dapat tumbuh di berbagai kondisi tanah tanpa memerlukan lahan luas. Selain itu, jagung memiliki nilai ekonomi tinggi karena permintaannya yang stabil di pasar. (ter/*/nur)












