DPRD Kalimantan Tengah

‎Dewan Soroti Jalan Sepaku–Perigi di Lamandau

28
×

‎Dewan Soroti Jalan Sepaku–Perigi di Lamandau

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎‎PALANGKA RAYA – Peningkatan Jalan Sepaku–Perigi di Kabupaten Lamandau menjadi sorotan Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Jalan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi hasil perkebunan.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Abdul Hafid menilai kualitas akses jalan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas ekonomi warga.

‎Jalan Sepaku–Perigi memiliki fungsi penting karena menghubungkan kawasan permukiman dan transmigrasi dengan pusat pemerintahan serta sejumlah fasilitas umum.

‎“Peningkatan jalan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Akses yang baik akan membantu memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil perkebunan, dan kegiatan ekonomi. Karena itu, kebutuhan penanganan lanjutan perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan berikutnya,” ujarnya saat mengikuti peninjauan bersama rombongan Komisi IV DPRD Kalteng, Jumat (9/10).

‎‎Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalteng tengah merekonstruksi sebagian Jalan Sepaku–Perigi dengan panjang efektif 1.644,36 meter. Pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak Rp17,517 miliar yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi.

‎‎Namun, kebutuhan penanganan jalan belum sepenuhnya selesai. Pemerintah Kabupaten Lamandau telah mengusulkan tambahan peningkatan sepanjang 7,493 kilometer dengan kebutuhan anggaran Rp81,5 miliar untuk 2027.

‎‎Usulan itu didasarkan pada kondisi sejumlah bagian jalan yang dilaporkan mengalami kerusakan. Saat musim kemarau, jalan menimbulkan debu, sedangkan ketika hujan beberapa bagian menjadi berlumpur dan sulit dilalui.

‎‎Hafid berharap kebutuhan lanjutan tersebut menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan berikutnya. ”Penanganan secara bertahap diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat dan mendukung kelancaran kegiatan ekonomi di wilayah tersebut,” pungkasnya.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *