Bupati Sukamara Pantau Posko Evakuasi Korban KM Virgo
SUKAMARA – Bupati Sukamara Masduki melakukan monitoring langsung terhadap dua posko penanganan dan evakuasi korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Kecamatan Pantai Lunci dan Kecamatan Jelai, belum lama ini.
Karena beberapa hari terakhir, sejumlah jenazah yang merupakan korban KM Virgo ditemukan terdampar di pantai wilayah Kabupaten Sukamara. Mayat-mayat yang terdampar itu dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara anjarmasin untuk diidentifikasi lagi.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses penanganan korban berjalan secara cepat, terarah, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Dua posko gabungan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sukamara, TNI, Polri, Polairud, Lanal, Dinas Kesehatan, hingga Basarnas. Posko menjadi pusat koordinasi dalam proses pencarian, pelaporan warga, evakuasi korban, penanganan jenazah, serta pengelolaan barang-barang temuan.
“Hingga saat ini, tim gabungan telah menindaklanjuti evakuasi sebanyak 10 jenazah korban yang ditemukan di wilayah perairan Sukamara. Rinciannya, sebanyak 7 jenazah ditemukan di wilayah Kecamatan Pantai Lunci dan 3 jenazah di Kecamatan Jelai,” kata Masduki.
Masduki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel, tim medis, serta relawan gabungan yang telah bekerja keras dan tanpa kenal lelah dalam menjalankan misi kemanusiaan ini,” tuturnya.
Menurut dia, keberadaan posko gabungan sangat penting untuk memastikan setiap informasi dan laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti serta seluruh proses penanganan korban dapat dilakukan secara terkoordinasi.
Masduki juga menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur yang terlibat, sehingga setiap tahapan penanganan dapat berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Sinergi dan koordinasi semua pihak sangat diperlukan agar setiap proses, mulai dari pencarian, evakuasi, sampai penanganan jenazah dan barang temuan, dapat dilakukan dengan baik,” pungkasnya. (iza)












