Kotawaringin Timur

435 Peserta Ramaikan MTQ dan FSQ di Kuala Kuayan

24
×

435 Peserta Ramaikan MTQ dan FSQ di Kuala Kuayan

Sebarkan artikel ini
PEMBUKAAN : Bupati Kotim Halikinnor bersama jajaran saat membuka MTQ ke-57 dan FSQ tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur di Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Sabtu malam (3/10/2026). FOTO HUMAS UNTUK RADAR KALTENG

SAMPIT – Suasana Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berlangsung meriah, Sabtu malam (3/10/2026). Sebanyak 435 peserta dari 17 kecamatan se-Kotim berkumpul untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat kabupaten.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Kotim Halikinnor. Dari total peserta itu, 357 orang mengikuti berbagai cabang MTQ, dan 78 peserta lainnya ambil bagian dalam FSQ.

Dalam sambutannya, Halikinnor menegaskan, MTQ dan FSQ tak hanya dipandang sebagai agenda rutin tahunan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “Pemahaman dan kesadaran inilah yang perlu dibangun dalam nurani dan pikiran setiap masyarakat, sehingga kegiatan MTQ tidak hanya disikapi sebagai kegiatan rutinitas seremonial semata,” kata Halikinnor.

Tahun ini, MTQ dan FSQ mempertandingkan 10 cabang. Rinciannya, tilawah Al-Qur’an diikuti 60 peserta, syahril Qur’an 14 grup atau 42 orang, qiraat sab’ah murattal 65 peserta, tartil Qur’an 24 peserta, dan fahmil Qur’an 24 peserta.

Selanjutnya, cabang tahfiz Qur’an diikuti 63 peserta, khat Qur’an 59 peserta, makalah Al-Qur’an 14 peserta, bintang vokalis pop religi 38 peserta, serta gambus 40 peserta.

Halikinnor mengapresiasi Kecamatan Mentaya Hulu yang dipercaya menjadi tuan rumah. Ia menyampaikan penghargaan kepada Camat Mentaya Hulu Edison beserta jajaran dan seluruh masyarakat yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut. “Saya atas nama Pemkab Kotim mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Camat Mentaya Hulu beserta seluruh jajaran dan masyarakat. Kegiatan MTQ ke-57 dan Festival Seni Qasidah tahun 2026 ini dapat terlaksana dengan baik dan cukup meriah,” ujarnya.

Menurut Halikinnor, Kotim selama ini memiliki kafilah yang mampu bersaing dalam berbagai ajang MTQ, STQ maupun FSQ tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Capaian tersebut, lanjutnya, tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan berkelanjutan oleh pemerintah daerah bersama lembaga terkait, termasuk Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI), baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Dia mengingatkan dewan hakim, juri dan panitera agar menjalankan tugas dengan objektif, jujur dan menjunjung tinggi sportivitas. Mereka dinilai memiliki kapasitas berdasarkan kualitas, keilmuan dan pengalaman yang dimiliki.

Pembukaan MTQ ke-57 dan FSQ Kotim semakin semarak dengan penampilan defile kafilah dari 17 kecamatan. Kemeriahan juga disuguhkan melalui tarian kolosal yang dibawakan siswa SMAN 1 Mentaya Hulu. (pri/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *