DPRD Gunung Mas

Kemarau Belum Berakhir, Jangan Bakar Lahan

21
×

Kemarau Belum Berakhir, Jangan Bakar Lahan

Sebarkan artikel ini

Harapan Anggota Dewan kepada Warga Gumas

KUALA KURUN – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Gunung Mas. Di tengah kondisi kemarau yang cukup panjang, kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan secara sembarangan.

Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Singgong mengatakan, kondisi cuaca yang masih kering di musim kemarau saat ini membuat api lebih mudah menyebar dan berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar hingga berdampak pada munculnya kabut asap.

“Kita harap masyarakat jangan ada lagi yang membakar hutan ataupun lahan., Mengingat kabut asap bertambah akibat karhutla ini,” imbau Singgong, Minggu (4/10/2026).

Menurut dia, kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan karena lahan yang kering saat musim kemarau sangat mudah terbakar. Pembakaran yang awalnya dilakukan dalam skala kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak terkendali dengan baik.

Ia pun meminta masyarakat tidak menganggap remeh aktivitas pembakaran lahan. Terlebih ketika kondisi cuaca dan lingkungan sedang rawan kebakaran di tengah kekeringan yang terjadi saat ini.

“Jangan sampai karena membuka atau membersihkan lahan, justru menimbulkan kebakaran yang merugikan banyak orang,” tegasnya.

Singgong berharap agar seluruh lapisan masyarakat ikut berperan aktif mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya, menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama dari masyarakat.

“Karhutla bukan soal api. Dampaknya bisa menjadi kabut asap, mengganggu aktivitas masyarakat, mengancam kesehatan, hingga merusak lingkungan,” ujarnya.

Karena itu, di tengah kemarau yang masih berlangsung, kewaspadaan harus ditingkatkan dan pembakaran lahan sembarangan harus dihentikan. (nya/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *