DPRD Kalimantan Tengah

‎Dewan Minta SMA Terbakar di Kotim Segera Bangun

31
×

‎Dewan Minta SMA Terbakar di Kotim Segera Bangun

Sebarkan artikel ini
‎‎Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi. BUDHI SEPRATAMA PUTRA//RADAR KALTENG

‎PALANGKA RAYA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Junaidi berharap pemerintah provinsi segera membangun salah sekolah SMAN 1 Sungai Paring di Kabupaten Kotim yang terbakar segera dibangun.

Junaidi meminta Dinas Pendidikan Provinsi segera turun ke lapangan dan menyiapkan pembangunan kembali bangunan yang terdampak. Ini dimaksudkan musibah kebakaran yang terjadi di sekolah itu tidak menggangu proses belajar mengajar.

‎Junaidi menegaskan penanganan sekolah tingkat SMA merupakan bagian dari kewenangan pemerintah provinsi. Karena itu, musibah tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar tidak mengganggu kebutuhan pendidikan masyarakat.

‎“Berdasarkan informasi pemberitaan ada salah satu SMA di Kotim yang terbakar, kita dari DPRD Kalteng turut prihatin dan berbelasungkawa,” katanya, Selasa (29/9).

‎Menurut Junaidi, DPRD Kalteng berharap perangkat daerah terkait tidak menunggu terlalu lama untuk memastikan kondisi sekolah dan kebutuhan pembangunan pascakebakaran.

‎

‎“Kita dari DPRD Kalteng gedung yang terbakar itu tingkat SMA Negeri berarti tanggung jawab pemerintah Kalteng,” ujarnya. Junaidi meminta Dinas Pendidikan Kalteng segera turun langsung ke lokasi dan mengambil langkah penanganan.

‎

‎“Harapan kita melalui instansi terkait yaitu Dinas Pendidikan Kalteng untuk segera turun ke lapangan,” tegasnya.

‎

‎Ia menilai sekolah merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga pemulihan fasilitas pendidikan harus menjadi perhatian pemerintah. Apalagi, kebakaran tersebut disebut sebagai musibah dan bukan kejadian yang disengaja.

‎

‎“Pendidikan ini kebutuhan dasar warga dan ini menjadi kewajiban kita untuk memenuhi itu,” katanya.

‎

‎Junaidi menambahkan, penanganan tidak hanya menyangkut bangunan, tetapi juga memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama proses pemulihan.

‎

‎“Paling tidak Dinas Pendidikan Kalteng bisa memberikan solusi agar pendidikan di SMA di Kotim yang terbakar tetap berjalan walau menggunakan gedung atau ruangan sementara,” pungkasnya.(sep/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *