Kapuas

Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

34
×

Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN - Wakil Bupati Kapuas, Dodo, memimpin Rapat Evaluasi Kembali Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kapuas, bertempat di Posko Induk Karhutla, Selasa (29/9).

KUALA KAPUAS – Pemkab Kabupaten Kapuas memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kapuas hingga 13 Oktoter 2026.

Kepastian perpanjangan status tanggap darurat itu terungkap dalam rapat Rapat Evaluasi pelaksanaan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kapuas,  di Posko Induk Karhutla, Selasa (29/9).

Rapat evaluasi dipimpin langsung Wakil Bupati Kapuas, Dodo. Hadri dalam kegiatan itu  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Pangeran S Pandiangan, Inspektur Daerah Kabupaten Kapuas Arnes Satyari Perwitajati, sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroadmodjo, Direktur Perumdam Kapuas, para camat, serta relawan Posko Karhutla.

Dalam paparanya Wakil Bupati Kapuas menyampaikan bahwa status tanggap darurat bencana kekeringan dan karhutla di Kabupaten Kapuas diperpanjang selama 14 hari ke depan, hingga 13 Oktober 2026.

Sebetulnya status tanggap darurat itu berkahir pada 29 September 2026. Namun  mempertimbangkan kondisi cuaca dan potensi kekeringan yang hingga kini masih belum turun hujan perlu diwaspadai.

Menurut Dodo, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas, diperkirakan masih sangat rendah hingga memasuki awal November 2026.

“Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dalam upaya penanganan dan antisipasi dampak kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan,” uacpnya.

Wakil Bupati juga mengharapkan seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, kecamatan, dan relawan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Kapuas.

“Kita sangat berharap hujan segera turun. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan selalu bahagia,” ujar Dodo.

Melalui rapat evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya memastikan langkah penanganan kekeringan dan karhutla berjalan secara optimal, sekaligus menjaga kesiapsiagaan seluruh unsur terkait demi melindungi masyarakat dan lingkungan di wilayah Kabupaten Kapuas. (alx/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *