Kotawaringin Barat

Staf OPD Kobar Siap Bantu Penanganan Karhutla

35
×

Staf OPD Kobar Siap Bantu Penanganan Karhutla

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN : Personel perangkat daerah praktik teknik menggulung selang pemadam yang dilatih instruktur pemadam kebakaran di Halaman Posko Induk Karhutla, Kantor BPBD Kotawaringin Barat, baru-baru ini. FIT/RADAR KALTENG

Setelah Mengikuti Pelatihan Bersama Dinas Pemadam Kebakaran

PANGKALAN BUN – Personel perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) mengikuti pelatihan dasar penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang digelar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Para staf OPD yang ditugaskan mendukung Satgas Karhutla Kobar ini mendapatkan pembekalan teori dan praktik mengenai dasar-dasar operasional penanganan kebakaran.

Penugasan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Sekretaris Daerah Kobar Nomor: 300.2.3/311/BPBD.IV.2 tanggal 31 Agustus 2026 tentang Dukungan Personel Satgas Karhutla. Kepala Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan, pembekalan personel sangat diperlukan sebelum diterjunkan ke lapangan agar dapat bekerja dengan aman, memahami penggunaan peralatan, serta mampu mengikuti instruksi komando operasi.

“Di lapangan, hal-hal yang terlihat sederhana sangat menentukan kelancaran operasi. Selang harus digelar dan digulung dengan benar, peralatan digunakan sesuai prosedur, serta setiap personel memahami posisi dan tugasnya. Semua ini untuk memastikan operasi efektif dan keselamatan personel jadi prioritas,” tegasnya.

Dwi Agus menambahkan, pelatihan ini sekaligus menjadi sarana untuk membangun kesamaan pola kerja antara personel Damkar dengan personel pendukung dari OPD. Adapun materi yang diberikan meliputi teknik menggulung dan membawa selang pemadam, pemasangan dan penyambungan selang, penggunaan peralatan pemadaman, teknik pengoperasian aliran air, serta tata cara bekerja secara aman dan terkoordinasi dalam tim. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai komunikasi dan pembagian tugas di lapangan.

“Kita ingin seluruh personel memiliki pemahaman yang sama. Mereka tidak harus menjadi petugas pemadam profesional, tetapi setidaknya memiliki kemampuan dasar untuk mendukung operasi, memahami komando, disiplin terhadap prosedur keselamatan, dan bekerja sebagai satu tim,” tambahnya.

Dengan dukungan personel, peralatan, dan koordinasi yang baik, Dwi Agus mengharapkan penanganan karhutla dapat dilakukan secara lebih efektif, terkoordinasi dan tetap mengutamakan keselamatan. Pelatihan yang digelar ini kian memperkuat kesiapsiagaan personel pendukung sehingga pelaksanaan tugas bersama dalam penanganan karhutla di Kabupaten Kotawaringin Barat. (fit/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *