DPRD Gunung Mas

Dewan Minta Pemda Tak Hanya Fokus di Kota

29
×

Dewan Minta Pemda Tak Hanya Fokus di Kota

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Gumas Carles Prenky. foto: ist

Pembangunan di Desa Juga Harus Diperhatikan

KUALA KURUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) meminta pemerintah daerah (pemda) memastikan program pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan saja. Karena kebutuhan masyarakat di kecamatan hingga desa juga harus mendapat perhatian yang sama dari pemerintah dalam hal pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Gumas Carles Prenky dalam rapat paripurna bersama eksekutif, beberapa waktu lalu. Selain menyampaikan pandangan fraksi pendukung dewan, DPRD juga memberikan sejumlah saran dan masukan kepada pemda terkait program pembangunan ke depan.

“Sebagai bahan masukan pada rapat ini, kami memberikan masukan agar dapat diperhatikan secara khusus terhadap program ataupun pembangunan yang berjalan nantinya,” kata Carles Prenky, Senin (28/9/2026).

Dia berharap seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan diselesaikan secara maksimal. Menurut dia, perhatian pemda perlu diberikan secara merata, termasuk terhadap kebutuhan masyarakat di kecamatan dan desa.

Carles secara khusus menyoroti kondisi infrastruktur dan fasilitas pendidikan yang masih membutuhkan perhatian. Selain infrastruktur, DPRD Gumas juga minta pemda memperhatikan kondisi rumah dinas. Terutama yang ditempati guru dan tenaga kesehatan di pedesaan.

“Pemda juga memperhatikan keadaan maupun kebutuhan tiap-tiap desa yang ada di kabupaten ini agar tiap desa ikut merasakan perhatian yang adil dan merata, baik terhadap keadaan jalan-jalan, gedung-gedung sekolah, maupun fasilitas yang ada di sekolah,” tegasnya.

Carles mengatakan, masih terdapat rumah dinas yang kondisinya sudah lama dan tidak lagi layak huni. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian agar pelayanan pendidikan dan kesehatan di desa dapat berjalan lebih baik. “Dengan turun secara nyata ke masyarakat, bukan berdasarkan dari laporan masyarakat ataupun dari aduan masyarakat saja,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan sehingga kebutuhan pembangunan benar-benar sesuai dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Carles juga menyinggung pelaksanaan APBD Perubahan 2026. Ia berharap anggaran yang telah direncanakan benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan seluruh program yang telah ditetapkan dapat terlaksana hingga tuntas. “Dengan adanya APBD Perubahan 2026 ini diharapkan segala apa yang direncanakan pemerintah terlaksana dan terselesaikan dengan maksimal,” pungkasnya. (nya/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *