Pemkab Seruyan Minta Perusahaan Ikut Mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan
KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayah itu untuk mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dorongan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Status Penanganan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan di Seruyan, beberapa waktu lalu.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan, keterlibatan dunia usaha diperlukan untuk memperkuat upaya pemerintah dalam menghadapi meningkatnya potensi karhutla selama musim kemarau.
Salah satu kebutuhan yang didorong melalui dukungan perusahaan adalah penyediaan sarana pemadam kebakaran berupa kendaraan roda tiga atau tosa yang dilengkapi peralatan pemadaman.
Berdasarkan estimasi dalam pembahasan rakor itu, pengadaan satu unit sarana tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp50 juta. Sarana pemadam kebakaran tersebut nantinya dapat diarahkan ke desa-desa yang membutuhkan sehingga memiliki kemampuan melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran.
Pemkab Seruyan juga berharap perusahaan tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah konsesi atau areal operasional masing-masing. Perusahaan diharapkan turut berkontribusi dalam membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional. Terutama dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
Selain sarana pemadaman, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa serta masyarakat.
Ahmad Selanorwanda menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh pihak. Dukungan dunia usaha melalui program CSR diharapkan dapat memperkuat kapasitas penanganan kebakaran hutan dan lahan di tingkat desa sekaligus mempercepat respons apabila terjadi kebakaran. (yad/ens)












