KASONGAN – Kepedulian terhadap para petugas yang berada di garis depan penanganan bencana ditunjukkan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Katingan melalui Satgas Pramuka Peduli. Wakil Bupati (Wabup) Katingan Firdaus ST selaku Ketua Kwarcab Katingan menyerahkan bantuan kebutuhan konsumsi dan penunjang kesehatan ke Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan,baru-baru ini.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kepada personel BPBD dan unsur terkait yang melaksanakan tugas penanggulangan bencana di lapangan, khususnya dalam menghadapi kondisi yang membutuhkan kesiapsiagaan dan mobilitas tinggi. Bantuan itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan selama petugas menjalankan tugas pelayanan dan penanganan bencana.
Bantuan yang disalurkan berupa susu bear brand, pop mie, vitamin orange you C 1000, air mineral kemasan 600 ml, biskuit/roti kemasan, serta kopi sachet. Berbagai kebutuhan tersebut dipilih untuk mendukung konsumsi dan menjaga kondisi fisik petugas selama melaksanakan tugas di posko maupun di lapangan.
Wabup menyampaikan, kegiatan Satgas Pramuka Peduli merupakan wujud nyata semangat pramuka untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurut dia, penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas kebencanaan, tetapi membutuhkan kepedulian serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Melalui Satgas Pramuka Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa pramuka hadir di tengah masyarakat. Termasuk memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalankan tugas dalam penanggulangan bencana,” ujar Firdaus.
Dia berharap, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, terutama bagi para petugas yang membutuhkan dukungan selama menjalankan tugas di lapangan. “Selain itu, lewat kegiatan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Katingan,” ucapnya.
Wabup menambahkan, penyerahan bantuan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara gerakan pramuka dan pemerintah daerah dalam mendukung penanggulangan bencana. “Kolaborasi ini penting agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara lebih cepat, terkoordinasi, dan menyentuh kebutuhan masyarakat maupun petugas yang berada di lapangan,” imbuhnya. (ndi)












