Palangka Raya

Bergerak Malam Hari, Tiga Titik Karhutla Jadi Sasaran Pembasahan

40
×

Bergerak Malam Hari, Tiga Titik Karhutla Jadi Sasaran Pembasahan

Sebarkan artikel ini
Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya Berlianto.

PALANGKA RAYA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya terus dilakukan hingga malam hari.

Tim gabungan organisasi perangkat daerah (OPD) kembali turun melakukan pembasahan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan kembali terbakar.

Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya Berlianto selaku koordinator, kegiatan pada Minggu (20/9/2026) malam mulai bergerak sekitar pukul 20.00 WIB. Pembasahan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar lahan yang telah kering tidak kembali memunculkan titik api.

“Untuk malam ini kita turun lagi mulai pukul 20.00. Kita siapkan di tiga titik,” katanya.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran yakni kawasan Jalan Soekarno, Jalan Mahir Mahar, serta Jalan Tjilik Riwut Km 17. Menurutnya, pembasahan diperlukan mengingat kondisi lahan yang kembali kering ketika tidak mendapatkan air pada siang hari.

“Jadi sifatnya ini untuk pembasahan. Kalau siang tidak ada kena air, lahan menjadi kering,” lanjutnya.

Pengerahan personel dilakukan secara gabungan dari berbagai OPD. Sebanyak sekitar 15 armada disiapkan untuk mendukung kegiatan di lapangan, dengan pembagian tim sesuai kebutuhan pada masing-masing lokasi.

Untuk personel, setiap OPD minimal menyiapkan tiga orang dalam satu shift. Namun, jumlah tersebut masih dapat bertambah hingga sekitar delapan personel per OPD. Dengan keterlibatan sekitar 34 OPD, jumlah personel yang disiapkan dapat mencapai ratusan orang.

Sementara itu, pola pengerahan dibagi menjadi dua shift, yakni pagi dan malam. Tim yang bertugas hingga sekitar pukul 16.00 WIB terlebih dahulu beristirahat dan mengikuti briefing sebelum personel berikutnya kembali dikerahkan mulai pukul 20.00 WIB.

Berlianto menegaskan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga penanganan karhutla tetap berjalan, khususnya melalui pembasahan di lokasi yang masih kering dan berpotensi kembali terbakar. (ter)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *