DPRD Palangka Raya

Hap Apresiasi Cek Kesehatan Gratis di Mendawai

39
×

Hap Apresiasi Cek Kesehatan Gratis di Mendawai

Sebarkan artikel ini
: Wakil Ketua I Komisi II DPRD Palangka Raya Hap Baperdu.

PALANGKA RAYA – Meningkatnya risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap mendorong pemerintah daerah untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pemeriksaan cek kesehatan gratis dinilai perlu menjangkau lebih banyak kawasan selama kualitas udara belum membaik.

Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya Hap Baperdu mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Puskesmas Bukit Hindu yang membuka layanan cek kesehatan gratis (CKG) di Jalan Mendawai induk.

Menurut Hap, layanan tersebut menjadi bentuk respons pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang mulai merasakan dampak buruk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). “Pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak kabut asap seperti ini memang perlu terus dilakukan. Jangan sampai masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan justru terlambat mendapatkan penanganan,” kata Hap, Sabtu (12/9/2026).

Ia meminta layanan pemeriksaan kesehatan tidak hanya dipusatkan di satu lokasi. Pemerintah perlu memperluas pelayanan ke wilayah lain yang masyarakatnya turut terdampak, sehingga warga lebih mudah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan ketika mengalami gangguan kesehatan.

Selain layanan pemeriksaan, Hap mendorong penguatan langkah pencegahan. Pemerintah dapat meningkatkan pembagian masker, vitamin, serta obat-obatan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak kabut asap.

Menurut dia, edukasi juga harus menjadi bagian penting dalam penanganan dampak kabut asap. Masyarakat perlu mengetahui langkah yang tepat ketika kualitas udara memburuk, termasuk membatasi aktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri apabila muncul keluhan kesehatan.

Hal tersebut dinilai sangat penting bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan. “Edukasi kepada masyarakat juga penting. Mereka harus mengetahui kapan harus mengurangi aktivitas di luar rumah dan kapan harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Hap juga meminta seluruh fasilitas kesehatan di Kota Palangka Raya meningkatkan kesiapsiagaan selama kabut asap masih terjadi. Ketersediaan tenaga medis, ruang oksigen, dan fasilitas pendukung lainnya harus dipastikan agar setiap peningkatan keluhan kesehatan dapat segera ditangani.

Ia menegaskan, perlindungan masyarakat harus menjadi prioritas selama ancaman kabut asap belum sepenuhnya berakhir. “Yang paling penting sekarang bagaimana masyarakat tetap terlindungi. Pemerintah bersama fasilitas kesehatan harus memastikan pelayanan tetap siap selama kondisi kabut asap berlangsung,” pungkasnya. (ifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *